Ambon, indonesiatimur.co – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) terus menunjukkan keseriusannya membangun sumber daya manusia berkualitas. Komitmen tersebut ditandai dengan diwisudanya 27 mahasiswa asal Tanimbar oleh Universitas Terbuka (UT) Ambon, sekaligus penegasan pemerintah daerah untuk menyiapkan program beasiswa mulai dari tingkat SD hingga Strata Tiga (S3).
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkosu, mengatakan keberhasilan 27 mahasiswa tersebut menyelesaikan pendidikan tinggi menjadi bukti semangat generasi muda Tanimbar dalam meningkatkan kualitas diri, meskipun berasal dari wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
“Wisuda ini menunjukkan bahwa anak-anak Tanimbar memiliki kemauan yang kuat untuk maju melalui pendidikan. Ini menjadi modal penting dalam menyiapkan SDM unggul yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah,” kata Moriolkosu saat menghadiri prosesi wisuda di Ambon, Sabtu (23/05/2026).
Menurutnya, Pemkab Kepulauan Tanimbar telah menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Terbuka Ambon dalam rangka memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. Kerja sama tersebut dirancang berlangsung selama lima tahun atau sesuai periode kepemimpinan kepala daerah saat ini.
“Kerja sama ini dirancang untuk jangka waktu lima tahun sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Universitas Terbuka Ambon berharap para lulusan tidak hanya menjadikan gelar akademik sebagai pencapaian pribadi, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan untuk kemajuan daerah.
UT menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital dan jiwa kewirausahaan sebagai bekal menghadapi tantangan pembangunan di era modern.
“Kompetensi di bidang digitalisasi dan kewirausahaan harus diterapkan setelah mereka kembali ke daerah masing-masing. Ilmu yang diperoleh selama kuliah harus menjadi kekuatan untuk menciptakan perubahan dan peluang baru di masyarakat,” ungkap perwakilan UT Ambon.
Pihak kampus juga menilai sistem pembelajaran Universitas Terbuka memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk menempuh pendidikan tinggi karena mahasiswa dapat belajar secara mandiri dengan dukungan bahan ajar yang telah disiapkan secara komprehensif.
“Seluruh materi pembelajaran sudah dirancang oleh para penulis dan dosen terbaik di Indonesia. Selama mahasiswa memiliki komitmen belajar yang baik, proses studi dapat dijalani dengan efektif,” jelasnya.
Selain mengapresiasi para wisudawan, Universitas Terbuka mengingatkan para lulusan agar terus meningkatkan kapasitas diri dan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan formal.
“Kami berharap para lulusan terus mengembangkan kompetensi yang dimiliki sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” pesannya. (it-02)

