Tak Lagi Ribet! Akses Layanan LPKA Ambon Kini Cukup Lewat LPKIDZ Mobile
Ambon, indonesiatimur.co — Upaya mendorong reformasi layanan publik berbasis digital kembali ditegaskan melalui peluncuran aplikasi LPKIDZ Mobile oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Selasa (05/05/2026). Aplikasi ini digadang-gadang menjadi tonggak baru dalam modernisasi layanan pemasyarakatan, khususnya bagi anak binaan di LPKA Kelas II Ambon.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut hadir Kepala Kantor Wilayah Ricky Dwi Biantoro dalam sambutannya menekankan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di tengah tuntutan masyarakat yang menginginkan layanan cepat, transparan, dan akuntabel.
“Di era yang serba cepat ini, pelayanan publik harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif, efisien, dan mudah diakses. LPKIDZ Mobile hadir sebagai jawaban atas tantangan tersebut,” tegasnya.
Aplikasi ini memungkinkan masyarakat—terutama keluarga anak binaan—untuk mengakses berbagai layanan secara praktis melalui perangkat mobile. Mulai dari informasi pembinaan, layanan kunjungan, hingga penyampaian pengaduan kini dapat dilakukan dalam satu genggaman.
Lebih dari sekadar inovasi teknologi, peluncuran LPKIDZ Mobile juga memiliki nilai strategis. LPKA Ambon saat ini menjadi salah satu dari dua Unit Pelaksana Teknis yang diusulkan mengikuti kontestasi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kehadiran aplikasi ini dinilai menjadi nilai tambah signifikan dalam memperkuat indikator inovasi dan kualitas pelayanan publik.
Kepala Kantor Wilayah juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran LPKA Ambon atas kerja keras dalam mengembangkan aplikasi tersebut. Ricky menegaskan pentingnya optimalisasi penggunaan aplikasi disertai pengawasan dan evaluasi berkelanjutan.
“Jangan hanya diluncurkan, tapi harus dimanfaatkan secara maksimal, diawasi, dan terus disempurnakan. Inovasi yang baik adalah yang terus berkembang,” ujarnya.
Peluncuran ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemasyarakatan di Maluku tidak tertinggal dalam arus digitalisasi. Justru sebaliknya, LPKA Ambon menunjukkan langkah progresif menuju sistem layanan yang modern, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan resmi diluncurkannya LPKIDZ Mobile, diharapkan kualitas pelayanan di LPKA Kelas II Ambon semakin meningkat, sekaligus memperkuat komitmen pemasyarakatan dalam memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.
Momentum ini ditutup dengan semangat lokal yang menggema, “Mae Arika Manggurebe Bangun Negri!” — sebuah seruan untuk terus membangun negeri melalui inovasi dan kerja nyata. (it-06)

