Nasional Opini 

Apakabar Pancasila

Ketika Pancasila jadi iklan radio. Tulisan ini dibuat sebagai kenangan pada sahabatku almarhum Roch Basoeki Mangoenpoerojo yang sepanjang persahabatan kami tak henti hentinya membicarakan tentang keprihatinannya pada kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia yang semakin jauh dari bayangan kebudayaan negerinya.* Oleh: Slamet Rahardjo Djarot.** Saya tidak tahu, apakah almarhum sempat mendengar siaran radio yang secara terus menerus memperdengarkan suara rakyat dari segala usia dan jenis kelamin membacakan dengan lantang kelima sila Pancasila. Saya sangat yakin almarhum akan bertanya pada saya tentang kebijakan memasyarakatkan Pancasila dengan pola iklan dari sudut pandang seorang…

selanjutnya