Kesehatan Maluku 

Dinkes Kota Ambon Lakukan Vaksinasi Pertama Lansia Di PSTW Ina Kaka

Ambon, indonesiatimur.co – Setelah adanya edaran Menteri Kesehatan tentang vaksinasi covid-19 bagi lansia, maka pada Selasa (02/03/2021), Dinas Kesehatan Kota Ambon lakukan vaksinasi covid-19 pertama bagi lansia di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Ina Kaka, Passo.

” Pemerintah sudah menganjurkan untuk bisa dilakukan vaksinasi kepada lansia 60 tahun ke atas. Setelah vaksinasi bagi tenaga kesehatan yang berusia 60 tahun keatas, mulai minggu ini sudah mulai dengan lansia di PTSW Ina Kaka,”ungkap Kadis Kesehatan Kota Ambon, drg Wendy Pelupessy.

Menurut Kadis, mulai Rabu (03/03/2021), vaksinasi untuk lansia akan dilanjutkan di Kecamatan Sirimau, yang mana ada 14 pos di masing-masing desa, kelurahan dan negeri. “Karena di tiap desa, kelurahan, dan negeri ada masing-masing satu pos, jadi nantinya ada 50 pos untuk kegiatan vaksinasi lansia. Mengapa kita buka pos tambahan,ini untuk lebih mendekatkan lansia ke pusat vaksinasi. Karena jika hanya berdasarkan Puskesmas dan rumah sakit hanya ada 29 , yang terdiri dari 22 puskesmas. Tidak semua desa, kelurahan dan negeri ada Puskesmas,”tandasnya.

Vaksinasi di kecamatan Sirimau akan dilakukan selama tiga hari, setelah itu vaksinasi akan dilakukan di kecamatan Nusaniwe selama 3 hari. Sedangkan Kecamatan Baguala akan digabungkan dengan Kecamatan Teluk Ambon, yang mana vaksinasi akan dilakukan selama 2 hari.
“Walaupun telah ada jadwal vaksin di masing-masing kecamatan, para lansia tetap bisa lakukan vaksinasi covid-19 di pos-pos yang ada,”jelasnya.

Menurut Kadis, dari data BPS lansia di Kota Ambon berjumlah 29ribu. Sesuai arahan Kementerian Kesehatan, untuk tahap awal vaksinasi targetnya 38 persen. “Kita punya data lansia mandiri tingkat 1 tingkat 2- dan 3. Mandiri tipe A tingkat satu yaitu mereka bisa jalan sendiri tanpa bantuan, bisa naik tangga tidak capek, sekitar 5 ribuan. Dengan demikian untuk awal vaksinasi lansia mandiri di Kota Ambon, sekitar 5 ribuan.

Untuk vaksinasi lansia di PSTW Ina Kaka, kadis mengatakan tercatat 51 orang, tapi belum tahu berapa banyak yang divaksin, nanti berdasarkan hasil skrining siapa yang bisa. “Untuk lansia, kriteria yang ditanyakan saat skrining lebih banyak, ada tambahan 5 kriteria. Selain itu setelah suntikan pertama, lansia membutuhkan 28 hari untuk suntikan kedua,. Hal ini berbeda dengan vaksinasi bagi usia 18-59 tahun, hanya berjarak 14 hari”terangnya.

Untuk vaksinasi lansia, Kadis mengatakan telah berkoordinasi dengan desa, kelurahan dan negeri, agar para lansia yang mau divaksin bisa datang ke tempat vaksin dengan membawa KTP. Nantinya didaftar secara manual, setelah itu akan dimasukkan dalam pendaftaran. Ini untuk mempercepat. “Jadi untuk mobilisasi lansia untuk datangi tempat vaksinasi, menjadi tugas kades, lurah dan raja,”bebernya.

Pelupessy mengatakan, untuk vaksinasi tahap dua ini, kota Ambon mendapat 1.190 vial. 1 vial diperuntukan bagi 10 orang dengan dosis 0,5mili per orang. (it-02)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.