Hukum Maluku 

Budidaya Jagung Kuartal IV, Lapas Namlea Tanam 1200 Benih

Namlea, indonesiatimur.co – Memasuki sepertiga akhir tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea semakin gencar mendorong produktivitas tanaman pangan yakni jagung pulut hibrida. Total sebanyak 1200 benih telah disebar di lahan seluas 1200 m2 pada awal November lalu dan kini telah memasuki hari ke-40 dimana yang telah mendekati waktu akhir panen.

Hal itu disampaikan Kepala Subseksi Pembinaan, Mustafa La Abidin saat mengawasi langsung penyulaman tanaman jagung yang dilakukan 6 orang kelompok tani warga binaan, Rabu (10/12/2025).

“Kita sudah mulai menamnya sejak 1 bulan sebelumnya dan sekarang sudah tumbuh dengan subur. Warga binaan hanya tinggal memberikan perawatan khusus dan menjaganya dari serangan hama agar hasil panennya bagu semua,” ujar Mustafa.

Ia menambahkan kualitas tanaman juga menjadi faktor utama terhadap hasil panen dan pemasarannya ke masyarakat luas. “Kita harus bisa menyamai kualitas sayuran yang ada diluar dan menunjukkan bahwa Lapas juga mampu menghasilkan hasil pertanian yang menjanjikan bermodalkan tangan-tangan kreatif warga binaan,” tambah Mustafa.

Selama periode Januari – Desember 2025, Lapas Namlea telah menjadikan jagung sebagai komoditas prioritas yang terus dibudidayakan setiap kuartal. Hal ini bukan tanpa alasan, melainkan jagung pulut merupakan salah satu tanaman pangan yang digemari warga sekitar Lapas, tepatnya di Desa Jikumerasa, Kecamatan Lilialy.

Sementara itu, Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menjelaskan penanaman ribuan benih jagung ini direncanakan akan mencapai puncaknya pada Januari nanti dan akan digelar panen raya 1000 Jagung.

“Sebagai bentuk dukungan terhadap program akselerasi sekaligus menunjang program pembinaan kemandirian berbasis agribisnis, budidaya ini kami targetkan bisa mencapai panen tepat waktu. Kami harapkan estimasi besaran panen sesuai dengan jumlah yang kami tetapkan sebelumnya,” tuturnya. (it-06)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.