Ambon, indonesiatimur.co – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam rangka peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026, Kanwil Ditjenpas Maluku berhasil meraih peringkat ketiga terbaik dalam ajang Lomba Lounge Produk Hasil Karya Warga Binaan Pemasyarakatan. Senin (27/04/2026)
Penghargaan ini diberikan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor PAS-656.SA.05.03 Tahun 2026, yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 April 2026 oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi. Keputusan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja, dedikasi, inovasi, serta kontribusi unit pelaksana teknis, petugas pemasyarakatan, dan pihak terkait dalam mendukung penyelenggaraan sistem pemasyarakatan yang lebih baik.
Penyelenggaraan penghargaan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya meningkatkan profesionalisme dan motivasi seluruh jajaran pemasyarakatan. Selain itu, penghargaan ini juga menjadi bentuk pengakuan atas upaya nyata dalam membina warga binaan agar mampu menghasilkan karya yang bernilai guna dan berdaya saing.
Ajang ini sendiri mencakup berbagai kategori lomba, di antaranya lomba logo, cipta souvenir, lounge produk hasil karya warga binaan, lukis, cipta lagu, video glorifikasi, hingga video pendek bertema perang melawan narkoba. Dalam kategori lounge produk, Kanwil Ditjenpas Maluku dinilai berhasil menampilkan kreativitas, kualitas produk, serta konsep penyajian yang menarik dan inovatif.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran serta bentuk nyata keberhasilan program pembinaan.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa warga binaan memiliki potensi besar untuk berkarya dan berdaya saing. Kami akan terus mendorong inovasi serta memperkuat pembinaan agar hasil karya mereka semakin berkualitas dan bernilai ekonomi,Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, kami menyampaikan terima kasih kepada Kanwil Imigrasi Maluku atas sinergi yang telah terjalin, kepada Kanim Kelas I TPI Ambon yang telah menyediakan tempat dan fasilitas, serta kepada seluruh UPT Pemasyarakatan se-Maluku yang telah berkontribusi menyumbangkan hasil karya terbaik warga binaannya.”ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan, Catherian V. Picauly, menegaskan pentingnya sinergi dalam proses pembinaan. “Keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi yang baik antara petugas, stakeholder, dan warga binaan. Pembimbingan yang tepat akan mampu mengembangkan keterampilan sekaligus membangun kepercayaan diri warga binaan untuk kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Pelayanan, Zulkifli Bintang, menambahkan bahwa aspek kualitas produk menjadi fokus utama dalam ajang tersebut. “Kami terus berupaya meningkatkan standar pembinaan, baik dari sisi keterampilan maupun kualitas hasil karya. Harapannya, produk warga binaan tidak hanya unggul dalam lomba, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” jelasnya.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi jajaran Kanwil Ditjenpas Maluku, tetapi juga menjadi bukti bahwa program pembinaan yang dijalankan mampu mendorong warga binaan untuk berkarya, berinovasi, dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang bermanfaat.
Dengan diraihnya penghargaan ini, diharapkan semangat untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan semakin tumbuh, sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan. (it-06)

