Manise Racing Team Bidik Juara Umum di Nusa Apono Road Race Championship 2026
Ambon, indonesiatimur.co – Aroma persaingan sengit mulai terasa menjelang gelaran Nusa Apono Road Race Championship 2026 di Sirkuit Transit Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon. Manise Racing Team (MRT) datang dengan persiapan matang dan target tinggi: merebut podium sekaligus membidik gelar juara umum.
Ketua Manise Racing Team, Sandy, mengatakan timnya telah melakukan berbagai persiapan menghadapi ajang balap tersebut. Mulai dari kesiapan mesin, motor balap, pembalap hingga koordinasi internal tim telah dilakukan secara maksimal.
“Kami sudah mempersiapkan semuanya, mulai dari berbagai rangkaian rapat dan membahas kesiapan menjelang road race mendatang. Kami rasa semuanya sudah cukup,” ujar Sandy kepada wartawan di Ambon, Senin (31/08/2026).
Pada ajang Nusa Apono kali ini, MRT menurunkan lima pembalap utama. Mereka adalah Soni Wilson Soekardi, Axel Tahitu, Ramdhny Latuconsina, Nano Tahitu dan Andika.
Selain lima pembalap tersebut, MRT juga menambah satu pembalap dari luar tim, yakni Ridel Sapulette. Kehadiran Ridel bukan tanpa alasan. Ia dipersiapkan untuk mengisi salah satu kelas yang belum memiliki pembalap.
“Untuk penambahan satu pembalap itu karena ada satu kelas atau kategori yang belum ada pembalapnya. Makanya kami meminta bantuan pembalap dari luar tim untuk membawa motor tersebut,” jelas Sandy.
Siapkan Puluhan Motor Balap
Tak hanya mengandalkan pembalap, MRT juga menyiapkan armada balap dalam jumlah besar. Sekitar 20 unit motor balap telah dipersiapkan untuk turun di berbagai kelas yang diperlombakan.
Setiap pembalap MRT bahkan akan turun di beberapa kelas. Ada yang membawa empat hingga enam motor, bahkan tujuh kelas kategori. Sementara Ridel Sapulette akan fokus pada satu motor untuk kelas yang dipercayakan kepadanya.
Dengan komposisi pembalap dan kesiapan motor tersebut, Sandy optimistis MRT mampu bersaing memperebutkan posisi teratas.
“Target tetap kami optimis dengan juara umum dan pastinya podium. Saya juga meminta agar para pembalap mengandalkan ambisi di ajang Nusa Apono ini,” tegasnya.
Fokus Catatan Waktu dan Keselamatan
Meski memasang target tinggi, Sandy mengingatkan para pembalap agar tidak sekadar mengandalkan keberanian dan ambisi. Fokus, disiplin dan kemampuan memperbaiki catatan waktu menjadi kunci untuk bisa berada di barisan terdepan.
Ia berharap pengalaman dari sejumlah event sebelumnya dapat menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pembalap MRT untuk tampil lebih baik pada Nusa Apono Road Race Championship 2026.
“Tujuannya hanya fokus, memperbaiki catatan waktu dan harus ada di barisan depan. Beberapa event kemarin kiranya menjadi landasan untuk tampil lebih baik ke depan dengan hasil yang memukau,” katanya.
Optimisme MRT juga tidak terlepas dari catatan positif yang mereka torehkan pada penghujung 2025. Saat mengikuti road race di Kabupaten Dobo, Maluku, MRT berhasil membawa pulang podium umum ke Ambon.
Bagi Sandy, pencapaian tersebut harus menjadi modal sekaligus batu loncatan bagi tim untuk kembali menunjukkan performa terbaik.
“Penutup tahun 2025 di Dobo merupakan penutup tahun yang baik. MRT meninggalkan jejak terbaik dengan membawa podium umum ke Ambon. Ini harus menjadi batu loncatan bagi MRT untuk terus bersemangat dan memberikan pertunjukan terbaik pada event kali ini,” ujarnya.
Sandy memastikan seluruh elemen tim telah berada dalam kondisi siap menghadapi persaingan.
“Pokoknya untuk kesiapan, Manise Racing Team siap 100 persen,” tegasnya.
Namun di balik target podium dan juara umum, Sandy menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. Ia meminta seluruh pembalap bertanding secara sportif serta tetap mengutamakan keamanan selama berada di lintasan.
“Harapan saya kepada pembalap, ikutilah road race dengan sportif dan selalu jaga keselamatan di sirkuit. Itu yang lebih diutamakan,” pungkasnya. (it-10)
