Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Santika Premiere Ambon Latih Karyawan Penggunaan Oksigen
Ambon, indonesiatimur.co – Keselamatan tamu menjadi bagian penting dari pelayanan industri perhotelan. Menyadari hal tersebut, Hotel Santika Premiere Ambon membekali seluruh karyawannya dengan pelatihan pertolongan pertama (first aid), khususnya pengenalan dan penggunaan peralatan oksigen untuk menghadapi situasi darurat.
Pelatihan yang berlangsung pada Selasa (06/10/2026) itu digelar di Santika Meeting Room 1 & 2, Lantai 6 Hotel Santika Premiere Ambon. Kegiatan dipandu William Alexander, Front Office Manager Hotel Santika Premiere Ambon, dengan melibatkan seluruh karyawan hotel.
Pembekalan ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman karyawan mengenai fungsi peralatan oksigen, pengenalan kondisi darurat, prosedur dasar penggunaan, serta risiko keselamatan yang perlu diperhatikan dalam penanganan awal.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya hotel memperkuat kesiapsiagaan sumber daya manusia. Sebab, pelayanan perhotelan tidak hanya berkaitan dengan keramahan dan kenyamanan, tetapi juga kesiapan menghadapi situasi yang membutuhkan respons cepat dan tepat.
Kenali Kondisi Darurat, Pahami Prosedur Penanganan
Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada sejumlah kondisi yang dibahas dalam materi pertolongan pertama, termasuk gangguan pernapasan dan keadaan medis lain yang memerlukan penanganan segera.
Karyawan juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali kondisi darurat dan segera menghubungi tenaga medis ketika seseorang membutuhkan pertolongan.
Penggunaan oksigen menjadi salah satu materi utama. Peserta mempelajari bahwa pemberian oksigen harus mempertimbangkan kondisi pasien dan mengikuti instruksi tenaga medis, termasuk pengaturan laju aliran yang sesuai.
Pembekalan ini diharapkan membantu karyawan memahami batas peran mereka dalam memberikan pertolongan awal, sekaligus mengetahui kapan bantuan profesional harus segera dilibatkan.
Dari Pemeriksaan Tabung hingga Penggunaan Masker
Tidak hanya membahas pengenalan kondisi darurat, pelatihan juga mencakup pengenalan komponen dan persiapan peralatan oksigen.
Peserta mempelajari pentingnya mencuci tangan sebelum menangani peralatan, memastikan tabung berada dalam posisi tegak dan aman, memeriksa botol humidifier, memasang regulator dengan benar, serta memeriksa indikator tekanan untuk mengetahui ketersediaan oksigen.
Materi selanjutnya mencakup pemasangan selang atau masker, pembukaan katup secara hati-hati, serta pengaturan aliran sesuai instruksi tenaga medis. Peserta juga diingatkan untuk memastikan selang tidak tertekuk atau tersumbat dan peralatan digunakan dengan memperhatikan kenyamanan pasien.
Prosedur setelah penggunaan turut menjadi perhatian, mulai dari mengembalikan pengaturan aliran ke posisi nol, menutup katup utama, melepaskan perangkat dengan hati-hati, hingga menyimpan tabung di tempat yang aman, bersih, dan kering.
Aspek keselamatan juga ditekankan melalui pengenalan risiko kebakaran, ledakan, dan kerusakan katup. Mengingat oksigen dapat mempercepat pembakaran, penanganan dan penyimpanannya harus mengikuti prosedur keselamatan yang berlaku serta dijauhkan dari sumber api dan panas.
William Alexander: Keselamatan Harus Menjadi Prioritas
William Alexander mengatakan, pelatihan pertolongan pertama penting agar karyawan memahami prosedur dasar penggunaan peralatan oksigen sekaligus risiko yang dapat muncul jika peralatan ditangani secara tidak tepat.
“Pelatihan ini penting agar setiap karyawan memiliki pemahaman dasar mengenai penggunaan peralatan oksigen, mulai dari persiapan, pemeriksaan, prosedur penggunaan, hingga penyimpanan kembali. Dalam situasi darurat, kesiapsiagaan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bertindak, tetapi juga oleh pemahaman terhadap prosedur dan keselamatan. Kami ingin seluruh karyawan semakin sadar bahwa setiap langkah harus dilakukan dengan benar dan sesuai instruksi tenaga medis,” ujar William.
Ia menambahkan, kesadaran terhadap keselamatan perlu dibangun sebagai tanggung jawab bersama dan diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari.
“Keselamatan harus selalu menjadi prioritas. Dengan memahami fungsi peralatan, mengenali potensi risiko, dan mengetahui prosedur dasarnya, karyawan diharapkan lebih siap merespons situasi yang membutuhkan perhatian segera. Pembekalan seperti ini juga menjadi pengingat bahwa memberikan pelayanan terbaik berarti turut menjaga rasa aman bagi orang-orang di sekitar kita,” tambahnya.
Pelayanan Berkualitas Berawal dari Kepedulian
Melalui pelatihan tersebut, Hotel Santika Premiere Ambon berharap karyawan semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan, penggunaan peralatan secara aman, serta koordinasi dengan tenaga medis ketika menghadapi kondisi darurat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan hotel dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan kerja.
Sejalan dengan filosofi Hospitality from the Heart, Santika Premiere Ambon menempatkan kepedulian terhadap keselamatan sebagai bagian dari pelayanan kepada tamu. Keramahan dan kenyamanan, menurut semangat tersebut, perlu berjalan beriringan dengan kesiapan menghadapi keadaan yang tidak terduga.
Dengan pembekalan yang relevan dan berkelanjutan, hotel berharap dapat memperkuat kesiapan karyawan dalam mendukung lingkungan kerja yang aman serta pengalaman menginap yang nyaman bagi setiap tamu. (it-02)
