Ekonomi & Bisnis Maluku 

IWAPI MBD Soroti Tingginya Biaya Transportasi, Minta Dukungan Pemprov Perkuat UMKM Kepulauan

Ambon, indonesiatimur.co– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menyoroti tingginya biaya transportasi dan terbatasnya akses antarwilayah yang masih menjadi hambatan utama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah kepulauan.

Hal itu disampaikan Ketua DPC IWAPI MBD, Hendryeta Kuara, dalam penyampaian tanggapan pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II DPD IWAPI Provinsi Maluku Tahun 2026 di Ambon, di Hotel Grand Avira Ambon, Kamis (06/08/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Eta (panggilan akrab Hendryeta) Kuwara menyampaikan apresiasi atas laporan pertanggungjawaban Ketua DPD IWAPI Maluku yang telah dipaparkan. Namun, ia berharap kepengurusan IWAPI ke depan dapat memberikan perhatian lebih terhadap persoalan yang dihadapi pelaku UMKM di wilayah kepulauan, khususnya MBD.

Menurutnya, keterbatasan akses transportasi dan tingginya biaya distribusi menjadi tantangan serius dalam memperluas jaringan usaha, memasarkan produk, hingga meningkatkan daya saing UMKM.

“Kondisi ini menjadi tantangan bagi pelaku UMKM di Maluku Barat Daya dalam memperluas jaringan usaha, mendistribusikan produk, serta meningkatkan daya saing,” ujarnya.

Karena itu, IWAPI MBD meminta DPD IWAPI Provinsi Maluku berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku dan instansi terkait untuk mendorong perbaikan akses transportasi serta menghadirkan solusi yang mampu memperlancar distribusi dan pemasaran produk UMKM di wilayah kepulauan.

Selain menyampaikan aspirasi tersebut, DPC IWAPI MBD juga secara resmi menerima Laporan Pertanggungjawaban Ketua DPD IWAPI Provinsi Maluku. Eta berharap kepengurusan periode selanjutnya terus memperjuangkan aspirasi anggota serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh DPC IWAPI di Provinsi Maluku.

Rakerda II DPD IWAPI Maluku menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus wadah penyampaian berbagai aspirasi daerah untuk memperkuat peran perempuan pengusaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Maluku, terutama di wilayah kepulauan yang masih menghadapi berbagai tantangan konektivitas dan distribusi. (it-02)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.