Lapas Wahai Buktikan Pemasyarakatan Humanis Lewat Jumat Berkah
Wahai, indonesiatimur.co – Kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar kembali ditunjukkan jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai melalui penyaluran bantuan sosial (bansos) bertajuk Jumat Berkah. Bantuan diserahkan kepada warga yang membutuhkan di sekitar wilayah kerja Lapas, Jumat (11/09/2026).
Kegiatan yang dimulai pada pagi hari tersebut menyasar sejumlah warga prasejahtera, lansia, serta masyarakat kurang mampu. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung dengan mendatangi rumah-rumah warga untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus mempererat silaturahmi antara Lapas dan masyarakat setempat.
Paket bansos yang dibagikan berupa tiga karung beras kepada tiga warga yang berhak menerima. Meski sederhana, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga serta membawa keberkahan bagi semua pihak.
Kepala Urusan Tata Usaha, Usman Bakri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian Lapas yang tidak hanya menjalankan tugas pembinaan di dalam Lapas, tetapi juga hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Jumat Berkah ini adalah bentuk empati dan kepedulian kami kepada sesama. Kami ingin kehadiran Lapas Wahai di tengah-tengah masyarakat tidak hanya dikenal sebagai tempat pembinaan Warga Binaan, tetapi juga membawa manfaat nyata dan kebaikan bagi warga masyarakat sekitar,” ujarnya.
Salah satu warga penerima bantuan, AMT, menyambut baik bantuan tersebut dan menyampaikan terima kasih atas kepedulian jajaran Lapas Wahai.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari, semoga Lapas Wahai semakin sukses dan mendapat berkah,” ucapnya.
Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengapresiasi terlaksananya kegiatan sosial oleh Lapas Wahai. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan pelayanan publik yang tidak hanya berfokus pada Warga Binaan, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi jajaran Lapas Wahai yang terus konsisten menebar kebaikan dan hadir di tengah-tengah masyarakat melalui kegiatan tersebut. Ini membuktikan bahwa jajaran Pemasyarakatan memiliki empati yang tinggi serta komitmen kuat untuk membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar,” ujar Ricky.
Lapas Wahai berharap nilai-nilai kebaikan, kebersamaan, dan kepedulian sosial terus tumbuh di kalangan pegawai sekaligus dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Pemasyarakatan yang humanis. (it-06)


