Pariwisata Sulawesi Utara 

Ratusan Obyek Wisata Sulawesi Utara Terbengkalai

Manado — Minimnya anggaran membuat ratusan obyek wisata baik itu wisata alam dan budaya di Sulawesi Utara (Sulut) menjadi terbengkalai. Padahal, saat ini pemerintah tengah gencar melakukan promosi pariwisata daerah agar menjadi destinasi wisatawan dunia. “Kemajuan sektor pariwisata Sulut lamban. Pembenahan obyek pariwisata lebih banyak dilakukan kalangan swasta,” ujar Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulut Johny Lieke di Manado seperti dilansir Kompas, 29/04/15. Selama ini, kata Johny, kegiatan promosi wisata yang ada lebih banyak dilakukan pemilik resor swasta tanpa bantuan pemerintah. ”Dari dulu Bunaken tidak pernah dikelola secara…

selanjutnya
Pariwisata Sulawesi Utara 

Diminta Ambil Alih Pengelolaan Taman Laut Bunaken, Ini Tanggapan Walikota Manado

Manado – Selama ini, pengelolaan taman laut Bunaken yang dilakukan Dewan Pengelola Taman Nasional Bunaken (DPTLB) dinilai tak serius. Oleh karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado diminta untuk mengambil alih pengelolaan tersebut. “Usulan ini kami beri apresiasi. Kami akan kumpul dengan instansi terkait termasuk DPTNB, guna membicarakan hal ini,” ujar Walikota Manado G.S. Vicky Lumentut, seperti dilansir Manadotoday, 25/02. Vicky meminta agar warga Bunaken dan sekitarnya tetap memberikan peran aktif untuk pembangunan Manado salah satunya dengan menjaga keamanan lingkungan sekitar. “Apalagi Bunaken menjual pariwisata. Jadikanlah wilayah ini nyaman dan aman, supaya…

selanjutnya
Pariwisata Sulawesi Utara 

Hebat, Manado Punya 100 Tempat Wisata Lho!

Manado – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Manado mengatakan bahwa pada tahun 2014-2015 Manado tercatat memiliki 100 daya tarik wisata (DTW). 100 DTW tersebut meliputi wisata alam, budaya dan buatan yang dikelola oleh pemerintah dan swasta. “Ada juga yang merupakan kepunyaan pribadi perorangan dan kelompok,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Manado, Hendrik Waroka di Manado kepada Kompas, Senin (16/2/2014). Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Manado, Abdiel Bajen menyebutkan bahw dari ketiga jenis DTW (alam, budaya dan buatan) di Manado, alam adalah yang paling banyak…

selanjutnya
Pariwisata Sulawesi Utara 

Jelang Tahun Baru 2015, Wisatawan yang Berkunjung ke Sulut Diprediksi Meningkat

Manado — Permintaan turis untuk perjalanan wisata di Sulawesi Utara (Sulut) pada liburan Tahun Baru 2015 diprediksi akan meningkat. Bahkan pengusaha perjalanan wisata di Sulawesi Utara (Sulut) memprediksi permintaan bakal meningkat 80% hingga 100%. “Sulut selalu menjadi magnet pariwisata, terutama Kota Manado dengan keindahan bawah laut Bunaken,” kata Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sulut Fredy, Rabu (24/12/2014) seperti dilansir bisnis.com. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan tersebut, kata Fredy, pihaknya telah menyiapkan berbagai paket wisata sejak jauh-jauh hari. “Selain di Bunaken, paket wisata biasanya termasuk Danau Linow di Tomohon, Bukit…

selanjutnya
Pariwisata Sulawesi Utara 

Pemkot Manado Bakal Gelar ‘Sapu Laut’ Bunaken

Manado – Sebagai salah satu Taman Nasional, pariwisata di pulau Bunaken seharusnya menjadi tempat yang bersih dan indah. Karenanya, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Manado, Pemkot Manado berencana untuk menggelar program sapu laut. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan serta menarik para wisatawan untuk berkunjung kesana sehingga pendapatan daerah dan kesejahteraan warga pun bisa meningkat. “Dalam rangka menjalankan programnya untuk mewujudkan visi Manado sebagai Kota Ekowisata, kami kian intens menjalin hubungan kerja lintas sektoral untuk menjadikan Manado Sebagai Kota Yang…

selanjutnya
Hot Nusa Tenggara Timur Pariwisata 

Sail Komodo Resmi Diluncurkan

  Sempat mundur beberapa hari, akhirnya program Sail Komodo 2013 resmi diluncurkan, Senin (8/4) di Jakarta. Dalam peluncurannya, Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono menyatakan dipilihnya Nusa Tenggara Timur (NTT) karena tingginya tingkat kemiskinan di daerah tersebut. “Sail Komodo ini merupakan kontribusi untuk menyejahterakan masyarakat NTT, menekan tingginya tingkat kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran,” ujarnya. Sail Komodo adalah ajang tahunan dari Sail Indonesia yang sudah diselenggarakan sejak 2009. Sebelum Sail Komodo, Indonesia telah menggelar  Sail Bunaken, Sail Morotai, Sail Banda dan  Sail Wakatobi-Belitung. Beberapa peserta dari negara lain yang…

selanjutnya