Awasi Pemilu, Bawaslu NTT Gandeng Jurnalis

[foto: int]
[foto: int]
Kupang – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggandeng jurnalis untuk mengawal dan mengawasi pemilihan umum. Bawaslu dan jurnalis yang tergabung dalam Komunitas Jurnalis Damai Kupang (Peace Journalists Community Kupang) telah menandatangani kerja sama antar keduanya.

“Kesepakatan kerjasama ini akan dilakukan pada 24 Februari 2013 ini,” kata Juru Bicara Badan Pengawas Pemilu NTT Yemris Fointuna, Sabtu, 22 Februari 2014.

Selain jurnalis, Bawaslu juga menggandeng sejumlah lembaga masyarakat yang turut mengawasi pemilu. Lembaga itu, antara lain Rumah Perempuan, cis-Timor, Yayasan Tanpa Batas dan Aliansi Pemuda Lintas Agama.

“Semuanya tergabung dalam “Aliansi Damai Timor,” tambahnya, seperti dilansir nttterkini.com, Sabtu, 22/2.

Menurut dia, setiap aliansi nantinya memiliki fungsi dan tugas, sesuai bidang garapannya. “Tugas dan fungsi jurnalias sudah jelas, yakni mengawsi dan mengontrol melalui media publiknya masing-masing,” ucapnya.

Sementara itu, ketua Peace Journalists Community Kupang (PJCK) Jhon Seo mengaku sedang mempersiapkan sejumlah langkah untuk kepentingan pelaksanaan kesepakatan kerja sama damai untuk pengawasan pemilu tersebut.

“Kegiatan itu akan melibatkan semua anggota PJCK wilayah Nusa Tenggara Timur, yang unsur anggotanya terdiri dari jurnalis cetak, maupun elektronik lokal maupun nasional,” jelasnya.

Pihaknya sudah kondisikan semua jurnalis anggota PJCK untuk terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Dan diharapkan aliansi ini juga bisa mengambil peran aktif, agar pelaksanaannya bisa berjalan lancar.

“Kami juga punya tanggungjawab yang sama dalam menyediakan suasana damai dan aman,” pugkasnya. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!