Tak Melibatkan Media, Festival Togean Dikritik

[ilustrasi: int]
[ilustrasi: int]
Touna – Festival Togean (FT) yang digelar sejak Jumat – Minggu, 5-7 September 2014 di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah mendapatkan kritik. Salah satu kritik disampaikan oleh pemerhati pariwisata Tojo Una-Una, Jemi Prantigo.

“Dinas Pariwisata Tojo Una-Una yang tidak melibatkan media dalam rangka perayaan FT yang di pusatkan di Kecamatan Wakai membuat festival tidak bergaung hingga keluar daerah,” katanya seperti dilansir metrosulteng.com.

Padahal, kata Jemi, Festival tersebut tujuannya adalah sebagai ajang dari promosi wisata agar banyak wisatawan yang datang kesana.

“Ini sudah kita lakukan sejak 10 tahun lalu, tapi belum ada yang menonjol yang kita lihat , yang ada hanya itu itu saja,” ucap Jemi.

Jemi curiga Dinas Pariwisata Touna sebagai panitia pelaksana FT takut kehilangan anggaran dalam festival.

“Sehingga tidak ada satupun media yang dilibatkan untuk meliput FT yang harusnya memiliki nilai jual setelah diberitakan,” ungkapnya.

Jemi menyayangkan Festival Togean yang cuma begitu-begitu aja padahal jika dikembangkan dan dikemas dengan baik, bisa menjadi sarana dalam mempromosikan wisata daerah.

“Mereka Dinas Pariwisata takut kehilangan duit untuk menggelar acara yang menarik lagi dan besar,” tegas Jemi.

Find this content useful? Share it with your friends!