Daerah Sulawesi Tengah 

Disnakeswan Sulteng Kekurangan Vaksin Rabies

[foto: tribunnews.com]
[foto: int]
Palu – Akibat banyaknya kebutuhan vaksin, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Sulawesi Tengah mengalami kekurangan khususnya untuk vaksin rabies. Kebutuhan vaksin di Sulteng mencapai 118.000 dosis, padahal pemerintah hanya mengalokasikan 30.150 dosis saja.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnakeswan Sulteng, Greesye Khuhu mengatakan, dengan jumlah populasi anjing yang terjangkit rabies mencapai 117 ribu, sedangkan ketersediaan vaksin hanya cukup 30 persen.

“Ini sangat jelas kurang untuk mengimbangi populasi anjing rabies yang terus berkembang di seluruh wilayah Sulteng,” kata Greesye Khuhu, di Palu, seperti dilansir metrosulawesi.com, Kamis (9/10/2014).

Selain kekurangan vaksin, Greesye menuturkan, Disnakeswan juga mengalami kekurangan tenaga untuk vaksinasi.

“Termasuk pula, mengalami kekurangan dokter khusus yang menangani hewan,” jelasnya.

Greesye menambahkan, meski banyak kekurangan namun pihaknya terus berupaya untuk memberantas penyebaran rabies di Sulteng.

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.