Terserang Flu Burung, Ribuan Ayam di Gorontalo Mati Mendadak

[ilustrasi: int]
[ilustrasi: int]
Gorontalo – Provinsi Gorontalo kini sedang diserang virus flu burung bahkan kini virus yang dikenal dengan H5N1 itu sudah menyerang 22 kelurahan/desa di Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Bonbol.

Berdasarka informasi yang dilansir gorontalopost.com, sebanyak 4.340 ayam peliharaan warga yang dinyatakan positif tertular virus flu burung. Bahkan, kini sudah ada sebanyak 2.444 ekor ternak ayam yang mati mendadak dan dimusnahkan akibat terinfeksi flu burung.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Gorontalo Ir Hi Sunandar Bokings membenarkan bahwa indikasi serangan flu burung saat ini sudah merambah ke Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Bobnol.

“Kami telah megambil langkah cepat yakni melakukan pemusnahan ternak unggas yang saat ini sudah mencapai 4.340 ekor,” kata dia.

Selain itu, pihaknya juga melakukan penyemprotan kandang ternak unggas milik warga dan untuk ayam milik warga yang dimusnahkan diberikan kompensasi atau ganti rugi.

“Kami juga saat ini tengah melakukan penelitian dengan mengundang dari Badan Penelitian Ternak,” ungkapnya.

Hal itu, sambung dia, beryujuan untuk mengidentifikasi apakah benar ini selain gejala flu burung atau karena faktor lain juga. Keraguanya tersebut muncul setelah pihak tim dokter hewan Dinas Peternakan Provinsi Gorontalo melakukan bedah sebagian ayam yang mati mendadak terdapat pecah pembuluh darah, serta pembekakan jantung.

“Jadi antara dua asumsi, jika memang kematian ayam ini karena murni flu burung, maka semua ayam yang ada disekitarnya juga pasti disikat semua,”terangnya.

Find this content useful? Share it with your friends!