Hot Nasional Papua 

Pembangunan ‘Istana’ Presiden di Papua Segera Terwujud

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Dalam mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk sering datang ke Tanah Papua, pemerintah berencana untuk membangunkan ‘istana’ untuk Presiden disana. Hal ini dilakukan agar lebih leluasa saat mengunjungi wilayah paling timur Indonesia tersebut.

“Pihak Istana Kepresidenan meminta ada tempat yang dapat digunakan Jokowi saat mengunjungi Papua,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Tedjo Edhy Purdijatno sepeti dilansir Solopos, 30/07.

Menurut Tedjo, tempat itu digunakan untuk bekerja, dan agar lebih dekat dengan masyarakat Papua.

“Saat ini tim dari pemerintah masih melakukan kajian untuk menentukan lokasi yang dianggap paling cocok,” ucapnya.

Namun, kata Tedjo, bangunan dan fasilitas yang akan didirikan di Papua tersebut pun tidak akan semewah Istana Kepresidenan lain yang sudah ada.

“Selama ini Presiden Jokowi selalu turun dekat dengan warga Papua,” jelasnya.

Tedjo juga tidak terlalu khawatir dengan keamanan Presiden Jokowi di Papua, karena telah dicintai masyarakat di provinsi tersebut.

“Antusiasme masyarakat Papua saat dikunjungi Presiden cukup tinggi. Beliau tidak pernah merasa ada hal yang mengancam di sana,” ujar Tedjo.

Sebelumnya, pada masa awal pemerintahan Joko Widodo menjabat, keinginan untuk membangun istana presiden di Papua ini sempat dilontarkan oleh presiden sendiri.

Diketahui, saat ini ada enam Istana Kepresidenan yang dapat digunakan Presiden Joko Widodo, yakni Istana Merdeka dan Istana Negara di Jakarta, Istana Bogor dan Cipanas di Jawa Barat, Istana Tampaksiring di Bali, dan Istana Gedung Agung di Yogyakarta. Dari istana yang ada, belum ada yang dibangun di kawasan timur Indonesia. (aK)

 

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

One Thought to “Pembangunan ‘Istana’ Presiden di Papua Segera Terwujud”

  1. Setelah ini bangun juga di Aceh , Natuna dan Talaud

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon