Lingkungan Maluku 

Buka Photos & Videos Exhibition. Danrem 151/Binaiya : Di Ambon Ada Biota Laut Yang Tidak Ada di Tempat Lain di Dunia Ini

Ambon, indonesiatimur.co – Keindahan alam bawah lautnya di Maluku yang sangat eksotis dan dicari banyak penyelam di seluruh dunia, sayang jika tidak di eksplore dan di manfaatkan untuk kepentingan daerah sendiri.

Hal ini dikatakan Komandan Korem 151/Binaiya, Brigjen TNI Arnold AP Ritiauw, saat membuka Photos & Videos Exhibition, dalam rangka Ulang Tahun Korem 151/Binaiya, di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Sabtu (12/03/2022).

Advertisements

Danrem katakan, walaupun kegiatan ini dirasakan terlambat, mengingat sebentar lagi dirinya akan pindah tugas, namun hal ini bisa menjadi langkah awal yang baik, supaya kedepan kegiatan ini bisa dilanjutkan secara rutin.

Danrem berharap semua anak-anak Maluku harus sadar bahwa kita punya kekayaan alam yang cukup luar biasa.
“Kita lihat orang Bali tidak punya penghasilan dari tambang. Mereka hanya hidup dari pariwisata. Pariwisata adalah energi yang terbarukan, karena tidak akan pernah habis. Orang akan datang untuk melihat keindahan alam kita,”tandasnya.

Dirinya berpesan, agar orang Maluku khususnya yang tinggal di Kota Ambon agar menjaga kelestarian dan keindahan alam dan jangan buang sampah di laut.

” Di Ambon ini dulu kita bisa mandi di sungai di depan Kodam itu kita bilang tanusang. Disitu kita bisa main bola pada saat meti. Tetapi sekarang sudah hilang karena sudah ada pasar di situ. Dan kalau kita lihat pasar itu setiap hari menghasilkan berapa ton sampah. Kalau satu hari 50 ton, 10% nya saja ke laut, berarti 5 ton masuk ke laut setiap hari. Jadi mari kita sama-sama menjaga alam kita ini, karena kedepan akan sangat menghasilkan,”jelasnya.

Menurutnya, Maluku punya potensi wisata bawah air yang sangat berbeda dengan di daerah lain. Saat mendarat di Ambon saja, 5 menit sudah bisa menyelam di Laha. Bahkan banyak sekali hewan-hewan biota laut yang ada di Ambon, tapi tidak ada di tempat lain di dunia ini.
“Sehingga kalau ada orang menemukan yang aneh di situ dan kemudian kita masukkan kedalam media sosial, langsung viral,”terangnya.

Untuk spot-spot foto bawah laut, selain di Laga, Danrem mengatakan ada pintu kota, Hukurila, Tulehu. Semua punya ciri khas masing-masing.
“Ini merupakan anugerah bagi kita. Di negara lain mereka berlomba-lomba untuk mencari itu. Oleh karena itu kita yang sudah punya mari kita jaga dengan baik sehingga bisa menghasilkan devisa buat negara kita dan juga buat Provinsi kita, sehingga bisa mengurangi pengangguran yang ada di Maluku khususnya di Ambon,”pungkasnya.

Selain di Ambon, ada beberapa tempat di luar pulau Ambon yang memiliki keindahan tersendiri. Danrem mencontohkan Banda dan TNS.

“Saya berasal dari TNS. Di Pulau saya itu ada hiu martil. Kalau musim-musim tertentu, kapal-kapal pesiar hingga sampai puluhan ada di sana hanya buat lihat hiu martil. Karena hiu martil di tempat saya tepat berada di Palung Laut Banda. Ini adalah hewan yang ada di laut dalam, jadi dia akan naik pada waktu tertentu untuk mencari panas, karena dia kan berdarah dingin. Saat itu jumlahnya bisa ratusan. Itu menjadi salah satu potensi wisata untuk kita. Bersyukur kepada Tuhan karena kita punya laut yang begitu indah,”ucapnya.

Dirinya menghimbau agar semua orang bersama-sama menjaga kelestarian laut untuk kepentingan kita dan anak cucu.

Sementara itu, dalam laporannya, Ketua Panitia Photos & Videos Exhibition, Woody Timisela, mengatakan, maksud dari kegiatan ini adalah memperkenalkan wisata bawah laut sebagai potensi daerah yang dapat mendukung pariwisata di Ambon. Sedangkan tujuan kegiatan ini adalah agar masyarakat dan pemerintah sebagai pengunjung, lebih mengenal potensi wisata bawah laut, sekaligus mempunyai minat untuk bisa menikmati keindahan bawah laut di Ambon.

“Kegiatan ini dilakukan di Lapangan Merdeka dari tanggal 12- 13 Maret 2022. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah pameran foto dan video bawah laut, pameran dive center, talkshow wisata dan juga live music,”ungkapnya.

Timisela katakan, kegiatan ini didukung oleh Korem 151/Binaiya, Pemerintah Kota Ambon dan pemerhati under water Ambon. (it-02)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pemkot Ambon - Wisak 2022