Kesehatan Maluku 

Tim Vaksinator Polres KepTan Vaksinasi 163 Warga Desa Wowonda

Saumlaki, indonesiatimur.co -Sebanyak 163 orang warga Desa Wowonda, kembali diberi suntikan vaksinasi Covid-19 oleh Tim Vaksinator dari Polres Kepulauan Tanimbar (KepTan) pada Senin (23/05/2022). Kegiatan vaksinasi tersebut adalah merupakan kegiatan vaksinasi yang dilakukan pihak Polres KepTan secara mobile dan kali ini berlokasi di Gedung Sekolah Dasar (SD) Naskat 1 Wowonda, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.

Pelaksanaan Giat Vaksinasi Mobile kali ini, dimulai pada pukul 09.00 hingga berakhir pada pukul 16.00 waktu setempat, yang peruntukannya bagi warga desa setempat yang berkategori Anak (Pelajar), Remaja, Masyarakat Umum, dan Orang Lanjut Usia (Lansia) yang belum sama sekali menerima vaksinasi tahap pertama maupun melanjutkan untuk vaksinasi tahap kedua, serta vaksin tahap ketiga (Booster).

Advertisements

Sesuai data yang diterima media ini, Gerai Vaksinasi secara Mobile tersebut merupakan kolaborasi dari Tim Vaksinator Polres KepTan bekerjasama dengan Satuan Brimob Kompi 3 Batalyon C Pelopor Polda Maluku, Nakes RSUD dr. P. P. Magretti Saumlaki yang mewakili Pemda KepTan, serta pihak Badan Intelijen Negara Daerah Maluku (BINDA Maluku) sebagai salah satu upaya mengejar target yang ditetapkan pemerintah dalam memberikan kekebalan (imun) tubuh kepada masyarakat. Untuk Tim Vaksinasi kali ini yang bertugas melayani masyarakat, berjumlah 15 orang yang terdiri dari 2 Dokter, 4 Perawat, dan 9 petugas Admin.

Warga Desa Wowonda yang mendaftarkan diri untuk menerima vaksin tersebut berjumlah 167 orang dan yang ditunda pelaksanaan vaksinnya sebanyak 4 orang karena mengalami gangguan kesehatan saat diperiksa petugas screening, sehingga jumlah total yang divaksin adalah 163 orang. Sedangkan untuk jenis vaksin yang digunakan kali ini adalah vaksin jenis Pfizer, Sinovac, dan Moderna.

Terhadap kegiatan yang dilakukan, Kepala Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Kasie Dokkes) Polres Tanimbar IPDA dr. Merlyn E. Suarlembit selaku Ketua Tim Vaksinasi menyampaikan, untuk jenis vaksin Pfizer terpakai sebanyak 19 dosis, yakni untuk Vaksinasi Tahap Pertama 6 dosis yang diberikan kepada 6 orang kategori Remaja. Untuk Tahap Kedua, digunakan 10 dosis yang diberikan kepada 8 orang kategori Masyarakat, 1 orang Lansia, dan 1 orang Remaja. Sementara untuk Tahap Ketiga sebanyak 3 dosis yang diberikan kepada 3 orang kategori masyarakat.

Untuk jenis Vaksin Sinovac, terpakai sebanyak 89 dosis yang digunakan pada vaksin tahap pertama sebanyak 88 dosis kepada yang berkategori Anak (Pelajar). Tahap kedua terpakai 1 dosis juga dengan kategori Anak (Pelajar), sementara vaksin tahap ketiga nihil untuk vaksin jenis tersebut.

Sedangkan untuk jenis vaksin Moderna, sebanyak 55 dosis yang terpakai, yakni pada tahap pertama sebanyak 2 dosis kepada kategori Masyarakat. Tahap kedua sebanyak 8 dosis bagi yang berkategori Masyarakat. Sedangkan untuk tahap ketiga berjumlah 45 dosis kepada 32 Masyarakat, 5 Lansia, dan 8 orang kategori Publik.

“Total yang diberikan vaksinasi berjumlah 163 dosis yang diantaranya Pfizer 19 dosis, Sinovac 89, dan Moderna 55 dosis. Kalau Pelajar di sekolah ini yang menerima vaksin, total berjumlah 89 dosis vaksin Sinovac. Kami berharap agar seluruh masyarakat dapat mendaftarkan diri untuk menerima suntikan vaksinasi, mulai dari tahap pertama hingga menerima booster tahap ketiga,” harap Kasi Dokkes ini. (it-03)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.