Gubernur Maluku Ajak Perkuat Persaudaraan dan Kepedulian di Momentum Ramadan
Ambon, indonesiatimur.co — Gubernur Maluku mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum memperkuat persaudaraan, menjaga kedamaian, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar organisasi Wanita Islam bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku di Ambon di Gedung PKK Provinsi Maluku, Selasa (17/03/2026).
Gubernur menegaskan bahwa Ramadan merupakan bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan yang mengajarkan umat untuk memperkuat iman serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan kepada janda dan anak yatim menjadi wujud nyata nilai-nilai sosial dalam Ramadan.
“Melalui kegiatan ini kita tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menumbuhkan empati dan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.
Ia juga mengapresiasi peran organisasi perempuan, khususnya Wanita Islam dan TP PKK, dalam memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial di masyarakat.
Gubernur turut mengingatkan bahwa bulan Ramadan memiliki tiga fase penting, yakni 10 hari pertama sebagai fase rahmat, 10 hari kedua fase ampunan, dan 10 hari terakhir sebagai pembebasan dari api neraka.
Lebih lanjut, ia berharap nilai-nilai kebaikan yang terbangun selama Ramadhan dapat terus dijaga sepanjang tahun.
“Sebagai kepala daerah, tidak ada kebahagiaan selain melihat masyarakat hidup rukun, aman, dan damai. Semangat persaudaraan di bulan Ramadhan ini harus terus kita jaga di bulan-bulan berikutnya,” tegasnya.
Gubernur juga mengajak masyarakat untuk menghindari konflik, perpecahan, serta kebiasaan negatif, dan menggantinya dengan sikap saling menghargai, peduli, dan membangun kebersamaan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Maluku, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Kota Ambon, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pimpinan organisasi perempuan dan perbankan.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dan santunan kepada janda, anak yatim dan kaum dhuafa. (it-02)


