Hukum Maluku 

Jeruji Tak Batasi Kreativitas, Warga Binaan Lapas Wahai Sulap Kayu Jadi Kapal Indah

Wahai, indonesiatimur.co – Dinding beton dan jeruji besi tak jadi penghalang kreativitas Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai. Potongan kayu dan bahan sisa, mereka olah menjadi kerajinan kapal minimalis, memadukan ketelitian detail dan sentuhan estetis, Selasa (05/05/2026).

Produk unggulan ini bukan sekadar pajangan, melainkan simbol harapan dan proses perubahan diri Warga Binaan melalui program pembinaan kemandirian yang digalakkan Lapas.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Wahai, La Joi, menyatakan kebanggaannya atas dedikasi para Warga Binaan. Menurutnya, kerajinan ini merupakan bukti bahwa pembinaan yang tepat dapat melahirkan potensi luar biasa.

“Kami melihat ada bakat yang hebat. Kapal minimalis ini adalah wujud nyata dari perubahan perilaku dan semangat mereka untuk belajar. Kami di Lapas Wahai berkomitmen untuk terus menyediakan wadah agar para Warga Binaan memiliki bekal keahlian yang nyata saat bebas nanti,” ujar La Joi.

Senada, Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty S. Mouw, menjelaskan bahwa proses pembuatan kapal ini menuntut kesabaran dan ketelitian tingkat tinggi. Ia menekankan bahwa kualitas menjadi prioritas utama agar produk ini mampu bersaing di pasar luar.

“Setiap lekukan dan detail kapal ini dikerjakan secara manual dengan penuh ketelitian. Kami terus melakukan pendampingan kepada Warga Binaan, mulai dari pemilihan bahan hingga tahap finishing, agar hasilnya tetap minimalis namun terlihat elegan dan mewah,” jelas Merpaty.

Inovasi dari Lapas Wahai ini juga mendapat apresiasi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro.

“Ini adalah langkah maju dalam implementasi fungsi Pemasyarakatan, yaitu dengan mengasah kreativitas Warga Binaan. Mudah-mudahan bisa jadi bekal reintegrasi sosial mereka ke Masyarakat. Saya berharap produk ini dapat diperkenalkan lebih luas, bahkan melalui pameran tingkat nasional,” tegas Ricky. (it-06)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.