Olahraga 

Kalapas Wahai Jagokan Belanda Akhiri Kutukan “Juara Tanpa Mahkota” di Piala Dunia 2026

Wahai, indonesiatimur.co – Euforia menuju Piala Dunia 2026 mulai terasa di berbagai kalangan, termasuk di lingkungan pemasyarakatan. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai, Tersih Victor Noya, secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Tim Nasional Belanda sebagai calon kuat juara dunia pada turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Bagi Tersih, dukungannya kepada De Oranje bukan semata-mata karena kualitas tim yang dimiliki saat ini, melainkan juga karena sejarah panjang Belanda yang kerap tampil impresif namun belum mampu meraih gelar juara dunia.

“Saya menjagokan Timnas Belanda di Piala Dunia 2026 karena mereka dikenal dengan julukan ‘Juara Tanpa Mahkota’. Justru di situlah letak fanatisme dan harapan para pendukungnya. Ada rasa penasaran yang besar untuk melihat Belanda akhirnya mengangkat trofi emas Piala Dunia,” ungkap Tersih.

Menurutnya, perjalanan panjang Belanda yang beberapa kali nyaris menjadi juara justru menambah daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya. Ia meyakini generasi pemain saat ini memiliki peluang untuk mengakhiri penantian panjang tersebut.

Selain faktor sepak bola, Tersih mengakui adanya kedekatan emosional yang membuat masyarakat Maluku memiliki perhatian khusus terhadap Belanda.

“Tidak bisa dipungkiri, banyak orang Maluku yang memiliki hubungan keluarga dengan Belanda. Faktor ikatan emosional itu juga membuat Timnas Belanda memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Maluku,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai pemain favoritnya, Tersih tanpa ragu menyebut nama Denzel Dumfries. Bek sayap kanan tersebut dinilainya sebagai salah satu sosok penting yang dapat membawa Belanda melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

“Denzel Dumfries adalah pemain favorit saya. Dia tampil konsisten di level klub (Inter Milan) dan memiliki fisik yang kuat, determinasi tinggi, serta kemampuan menyerang yang sangat baik dari sisi sayap. Umpan-umpan silangnya bisa menjadi senjata berbahaya bagi para penyerang Belanda untuk mencetak gol,” katanya.

Tersih optimistis perpaduan pemain berpengalaman dan talenta muda yang dimiliki Belanda saat ini mampu menjadikan De Oranje sebagai salah satu kandidat serius peraih gelar juara dunia. Baginya, Piala Dunia 2026 bisa menjadi momentum bersejarah bagi Belanda untuk menghapus status “Juara Tanpa Mahkota” yang selama ini melekat.

“Sudah saatnya Belanda membuktikan diri. Saya berharap tahun 2026 menjadi momen yang ditunggu-tunggu para pendukungnya di seluruh dunia, termasuk di Maluku,” pungkasnya. (it-02)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.