Buka Giat Temu Kader Posyandu se- Kota Ambon, Maya Lewerissa Beri Apresiasi
Ambon, indonesiatimur.co – Untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan kader dalam menerapkan 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta mendorong peran aktif mereka dalam penanganan dan penurunan angka stunting di Kota Ambon. Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Tim Penggerak PKK Kota menggelar kegiatan Temu Kader Posyandu se – Kota Ambon, di Ballroom Maluku City Mall (MCM), Selasa (29/04/2025). Kegiatan ini dibuka Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa.
Maya Lewerissa dalam sambutannya mengatakan, stunting pada bayi dan balita merupakan masalah pertumbuhan yang serius yang membutuhkan penanganan komprehensif dengan melibatkan berbagai sektor.
“Pertumbuhan yang terganggu pada anak stunting bukan hanya pertumbuhan fisiknya saja, tetapi juga pertumbuhan otaknya,”ujarnya.
Maya mengingatkan, stunting berdampak pada tingkat kecerdasan, kerentanan terhadap penyakit, dan penurunan produktivitas kondisi tersebut kemudian akan menghasilkan sumber daya yang tidak produktif.
“Jadi stunting juga akan
menghambat pertumbuhan ekonomi, menciptakan kemiskinan antar generasi, dan memperburuk kesenjangan,”terangnya.
Karena itu, stunting merupakan isu prioritas pembangunan Nasional yang harus segera diturunkan angka prevalensinya sampai 5% di tahun 2045 menyambut generasi Indonesia emas.
Menurutnya , hal ini merupakan masalah serius yang harus ditangani secara bersama, mulai dari para kader posyandu, percepatan pencegahan melalui deteksi dini menurunkan jumlah stunting, serta memutus mata rantai lahirnya stunting baru di Maluku khususnya di kota Ambon Manise.
Diakhir sambutan, Maya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kota Ambon khususnya bagi Ketua TP-PKK Kota Ambon dan tim kerja di kecamatan, desa, negeri serta kelurahan, terutama para kader posyandu sebagai mitra pemerintah yang telah melakukan intervensi melalui intervensi layanan cakupan dan pemberian makanan tambahan pemulihan. (it-02)


