Daerah Maluku 

Panggung Terakhir Menuju Kursi Sekda Ambon: Tiga Kandidat Jalani Uji Publik, Penetapan Ditarget Awal Juli

Ambon, indonesiatimur.co – Perebutan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon memasuki babak penentuan. Setelah melewati serangkaian tahapan seleksi yang ketat, tiga kandidat terbaik kini menghadapi ujian publik sebagai langkah akhir sebelum satu nama resmi ditetapkan menjadi Sekda definitif Kota Ambon.

Pemerintah Kota Ambon menggelar forum “Bacarita Deng Calon Sekretaris Kota Ambon” di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Senin (15/06/2026). Forum ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan, maupun penilaian terhadap para kandidat yang akan mengemban jabatan tertinggi dalam birokrasi pemerintahan kota.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa proses seleksi Sekda dilakukan secara terbuka, transparan, dan profesional. Menurutnya, keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting untuk memastikan sosok yang terpilih nantinya memiliki kapasitas, integritas, serta kemampuan memimpin birokrasi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.

“Tiga kandidat yang mengikuti tahap akhir seleksi yakni Pries Benel Gaspersz, Roberd Sapulette, dan Steven Dominggus. Dari tiga nama ini nantinya hanya satu orang yang akan ditetapkan sebagai Sekretaris Daerah Kota Ambon,” ujar Bodewin.

Ia menjelaskan, forum aspirasi publik menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam membuka ruang partisipasi masyarakat terhadap proses pengisian jabatan tinggi pratama. Setiap masukan yang disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses pengambilan keputusan akhir.

Menurut Bodewin, setiap pihak tentu memiliki harapan terhadap hasil seleksi. Namun, pemerintah memastikan seluruh proses berjalan berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan serta penilaian objektif terhadap kemampuan dan rekam jejak masing-masing peserta.

Karena itu, masyarakat yang masih memiliki informasi penting terkait kapasitas, integritas, maupun pengalaman para kandidat dipersilakan menyampaikannya kepada panitia seleksi atau pemerintah kota melalui jalur yang telah disediakan.

“Semua proses dilakukan secara transparan dan terbuka. Jika ada masyarakat yang merasa memiliki informasi atau masukan penting, silakan disampaikan kepada panitia maupun pemerintah kota,” katanya.

Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, nama calon terpilih akan disampaikan kepada Gubernur Maluku untuk mendapatkan pertimbangan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pemerintah Kota Ambon menargetkan proses penetapan Sekda definitif dapat dilakukan pada akhir Juni hingga awal Juli 2026. Setelah itu, pelantikan akan segera dilaksanakan setelah seluruh persyaratan administrasi dan pertimbangan teknis rampung.

Bodewin berharap Sekda yang terpilih nantinya mampu menjadi motor penggerak birokrasi yang efektif, memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung percepatan pembangunan Kota Ambon.

“Siapa pun yang terpilih nantinya adalah yang terbaik untuk Kota Ambon. Sementara yang belum terpilih tetap merupakan putra-putri terbaik yang telah memberikan kontribusi bagi daerah ini,” tutupnya.

Forum uji publik ini menjadi momentum penting yang menandai semakin dekatnya Kota Ambon memiliki Sekda definitif. Lebih dari sekadar proses administratif, tahapan ini diharapkan melahirkan pemimpin birokrasi yang mampu menjawab harapan masyarakat dan mengakselerasi pembangunan kota menuju masa depan yang lebih maju. (it-02)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.