Lapas Geser Gandeng Forkopimcam, Perkuat Keamanan dan Gerakan Peduli Lingkungan
Geser, indonesiatimur.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser memperkuat sinergi lintas sektor untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), mengoptimalkan pembinaan warga binaan, serta mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berwawasan lingkungan.
Komitmen tersebut dibangun melalui kegiatan coffee morning bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Seram Timur dan sejumlah pemangku kepentingan di Aula Lapas Geser, Kamis (22/10/2026).
Pertemuan ini tidak hanya membahas stabilitas keamanan di dalam lapas, tetapi juga menyoroti persoalan sosial di masyarakat, mulai dari kenakalan remaja, edukasi hukum, hingga dampak negatif minuman keras terhadap generasi muda.
Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan dan keberhasilan pembinaan warga binaan membutuhkan dukungan serta kolaborasi seluruh unsur terkait.
“Fokus utama kami adalah memastikan Lapas Geser terbebas dari gangguan kamtib melalui strategi pencegahan yang terukur dan profesional. Ketika stabilitas keamanan di dalam lapas terjaga, barulah program pembinaan dapat berdampak maksimal,” ujar Nober.
Ia menambahkan, dukungan Forkopimcam dan seluruh pemangku kepentingan diperlukan untuk memastikan berbagai program strategis pemasyarakatan dapat berjalan dengan baik.
Menurut Nober, pembinaan warga binaan juga perlu diarahkan pada kegiatan produktif yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satu upaya yang didorong adalah keterlibatan warga binaan dalam gerakan pengumpulan dan pengolahan sampah plastik secara terintegrasi.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mendukung pengembangan wisata pantai di Geser, khususnya kawasan Wisata Pantai Tanusang.
Siapkan Lomba dan Aksi Lingkungan
Dalam pertemuan itu, Nober juga meminta dukungan seluruh pemangku kepentingan untuk menyukseskan rangkaian kegiatan memperingati Hari Bakti ke-2 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang direncanakan berlangsung pada November 2026.
Sejumlah kegiatan disiapkan dengan melibatkan masyarakat dan komunitas lokal. Di antaranya lomba senam putri, futsal putri, lomba dayung sampan di Tanusang, serta gerakan pengumpulan dan pengolahan sampah plastik.
Kegiatan tersebut dirancang untuk memperluas partisipasi masyarakat, mendorong pemberdayaan perempuan, mengembangkan potensi olahraga, dan melestarikan kearifan lokal.
Sementara itu, gerakan pengelolaan sampah plastik diharapkan menjadi sarana edukasi ekologi sekaligus membangun kepedulian bersama terhadap kebersihan kawasan wisata.
Dengan pendekatan tersebut, kegiatan pemasyarakatan diharapkan tidak hanya berorientasi pada pembinaan di dalam lapas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan sosial dan lingkungan di sekitar.
Polisi dan TNI Siap Perkuat Sinergi
Kapolsek Seram Timur, Iptu Jufrin Djaena, menyatakan kesiapan jajarannya untuk memperkuat koordinasi dengan Lapas Geser dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Jajaran Kepolisian siap berjalan berdampingan dan bersinergi penuh dengan Lapas Geser. Kami berkomitmen mendukung penguatan kamtib di dalam lapas secara profesional guna mengawal kelancaran program pembinaan, sekaligus berkolaborasi menyukseskan agenda Lapas menyongsong Hari Bakti Kemenimipas,” kata Jufrin.
Dukungan serupa disampaikan perwakilan Koramil Geser, Serka A. M. Tella. Ia menyatakan TNI mendukung upaya pemeliharaan keamanan wilayah serta kolaborasi dalam pengelolaan sampah dan pengembangan pariwisata.
Sinergi antara unsur pemasyarakatan, kepolisian, dan TNI diharapkan dapat memperkuat langkah pencegahan gangguan keamanan sekaligus menjaga kondusivitas wilayah Seram Timur.
Dorong Pendidikan Karakter dan Pariwisata Berkelanjutan
Camat Seram Timur, S. Awat Alhamid, mengapresiasi inisiatif Lapas Geser yang dinilai membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
“Pemerintah Kecamatan mengapresiasi langkah proaktif Lapas Geser. Program lintas sektor ini sangat strategis karena tidak hanya fokus pada kebersihan lingkungan dan pariwisata, tetapi juga menghadirkan tata kelola yang inklusif bagi seluruh warga. Kami siap mengawal kolaborasi ini agar dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Awat.
Dari sektor pendidikan, Kepala UPTD Pendidikan Seram Timur, Halija Sahaka, menyatakan kesiapan untuk mendukung program pembinaan moral generasi muda, terutama melalui penguatan nilai kedisiplinan dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Sektor pendidikan siap bersinergi dan mendukung penuh integrasi nilai-nilai kedisiplinan serta kepedulian lingkungan ini ke dalam lingkungan sekolah, demi mencetak generasi penerus yang berkarakter di Seram Timur,” tutur Halija.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Seram Timur S. Awat Alhamid, Kapolsek Seram Timur Iptu Jufrin Djaena, perwakilan Koramil Geser Serka A. M. Tella, Sekretaris Desa Geser Said Rumalolas, Kepala UPTD Pendidikan Seram Timur Halija Sahaka, serta Kepala BMKG SBT Mokhsin Siwan-Siwan.
Hadir pula Kepala Kantor Pos Geser Hassan Nusy, perwakilan UPP Geser Efendy Amir, Penyuluh Agama KUA Ibrahim Rumonin, perwakilan Puskesmas Perawatan Geser dr. Nurjana Fitria Rumanama, dan Dosen STAI Seram Timur Ahmad Rumodar.
Melalui kegiatan ini, Lapas Geser berharap koordinasi lintas sektor semakin kuat, baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban maupun dalam mengembangkan program pembinaan yang berdampak luas.
Kolaborasi tersebut juga diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun Geser yang lebih aman, inklusif, dan peduli lingkungan, sekaligus memperkuat potensi wisata lokal melalui keterlibatan aktif pemerintah, warga binaan, dan masyarakat. (it-06)


