Meski Sudah Bebaskan Tapol, Presiden Jokowi Masih Dibilang Kurang Ajar

Jayapura – Meskipun Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan grasi kepada lima tahanan politik (tapol) Papua, namun beberapa persepsi dan tanggapan miring masih bermunculan. Salah satu tanggapan muncul dari aktivis Papua, Benny Giay, ketua Sinode Gereja Kemah Injil Papua (GKIP). Dia menanggapi pernyataan Jokowi yang meminta semua pihak melupakan dugaan pelanggaran HAM di masa lalu di Papua pada Sabtu (9/5/2015). “Semestinya pemerintah meminta maaf kepada rakyat Papua dan mencari faktor penyebab atas semua kekerasan demi kekerasan yang dilakukan oleh militer Indonesia terhadap warga Papua selama ini,” tuturnya seperti…

selanjutnya