Ekonomi & Bisnis Sulawesi Utara 

Memasuki MEA, Para PSK di Manado Dikumpulkan

Manado – Dinas Sosial kota Manado mengumpulkan para Pegawai Seks Komersial (PSK). Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi beberapa hal sejak diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Kadis Sosial Manado Franz Mawitjere mengatakan bahwa puluhan eks PSK tengah menjalani pelatihan kerja. “Bidang kerja yang dipilih adalah membuat kue, memasak serta menjahit. Mereka kita berikan pelatihan,” ucap dia seperti dilansir ManadoPos, (07/01). Menurutnya, pelatihan PSK ini merupakan program rutin yang sejak lama dilakukan oleh Dinas Sosial. Di Era MEA, kata dia, pelatihan akan ditingkatkan kualitas serta kuantitasnya. “Sudah banyak lulusan pelatihan itu yang…

selanjutnya
Hukum Sulawesi Utara 

Ini Alasan Ribuan Wanita di Sulut Rela Jadi PSK

Manado – Berdasarkan data dari Dinas Sosial yang disampaikan oleh Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara, Joice Rukmini, total pegawai sek komersil (PSK) di Sulawesi Utara (Sulut) mencapai seribu orang lebih. “Secara umum untuk tujuh daerah itu total PSK-nya mencapai seribu lebih,” katanya kepada Tribun, belum lama ini. Data tersebut, lanjut dia, hanya dari 7 kabupaten/kota yang ada di Sulut, 8 diantaranya belum memasukkan data. “Data terbaru kami belum direkap,” sambungnya. Sementara itu, berdasarkan catatan seorang aktivis pendampingan PSK, Koordinator SRNU, Warno mengungkapkan bahwa kebanyakan alasan wanita rela…

selanjutnya
Hukum Nusa Tenggara Timur 

Pemkot Kupang Antisipasi Kedatangan PSK dari Dolly

Kupang – Pekerja seks komersial (PSK) dari Dolly, Surabaya, Jawa Timur diprediksi bakal bermigrasi ke daerah Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu diungkapkan langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, Selasa, 24 Juni 2014. “Bukan tidak mungkin, PSK dari Dolly masuk ke daerah ini pasca penutupan beberapa waktu lalu,” katanya seperti dilansir nttterkini.com. Untuk mengantisipasi hal itu, kata Hermanus, pemerintah akan mengecek surat keterangan pindah seluruh warga yang masuk ke daerah itu. “Kami akan awasi semua lokalisasi dan tempat pijat tradisional yang menambah orang baru,” sambungnya. Hermanus menambahkan,…

selanjutnya
Dirgahayu Kota Ambon