andre hehanussa, dietrich bengen, jaleswari, paonganan dan radhar panca dahanaBudaya Hot 

Budaya Maritim adalah Budaya Indonesia Timur

andre hehanussa, dietrich bengen, jaleswari, paonganan dan radhar panca dahana

Jakarta, indonesiatimur.co. Budayawan Radhar Panca Dahana mengatakan bahwa bila Indonesia ingin kembali ke budaya maritim harus dimulai dari Indonesia Timur. Hal tersebut dinyatakannya pada acara Seminar Nasional bertema “Restorasi Peradaban Maritim Indonesia”, yang diselenggarakan oleh Liga Budaya Nasdem (Gayantara) dan Institut Maritim Indonesia (IMI) 5 Desember yang lalu di Auditorium DPP Partai Nasdem.

“Kalau mau ada revolusi maritim, kembalikan revolusi kelautan di timur, ekonomi di timur,” kata Radhar.

Advertisements

Selain Radhar, tampil sebagai pembicara pada acara tersebut adalah Prof. Dietrich Bengen, Dr. Jaleswari Pramodhawardani, dan Andre Hehanussa. Sementara Direktur Eksekutif IMI, Dr. Y Paonganan bertindak sebagai moderator seminar dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Fadel Muhammad sebagai Keynote Speaker.

Acara dibuka oleh Ketua Umum Partai Nasdem, Patrice Rio Capella yang dalam sambutannya, Rio mengatakan bahwa sudah saatnya bangsa ini merestorasi peradaban maritim sebagai basis membangun Indonesia menjadi bangsa yang besar.

Senada dengan Radhar, Fadel Muhammad dan Dietrich pun menekankan perhatian mereka pada Indonesia Timur, baik sumber daya alamnya maupun budayanya. Bahkan dalam paparannya, Dietrich memberikan ilustrasi pengolahan sumber daya alam laut yang baik dapat menghasilkan kapasitas produksi senilai 7.400 trilyun rupiah per tahun.

“Angka itu saja sudah empat kali dari APBN kita sekarang, masa kita tidak bisa mensejahterakan rakyat kita?” tantang Dietrich

Mengenai seminar ini, Direktur Eksekutif IMI, Y. Paonganan menjelaskan bahwa kerjasama IMI dan Gayantara ini adalah salah satu bagian dari program IMI dalam terus menyebar luaskan visi maritim ke seluruh lapisan masyarakat.

“Termasuk didalamnya partai politik, karena teman-teman di partai lah yang nantinya akan menjadi penentu kebijakan saat mereka duduk di DPR maupun pemerintahan, dengan harapan mereka nanti mampu mendorong kebijakan pembangunan nasional yang berbasis maritim,” kata Paonganan. (ps/intim)

Comments

comments

Terkait

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.