Festival Noken, Upaya Melestarikan Budaya Papua

[foto: int]
[foto: int]
Festival Noken, hari ini, Selasa (3/12/13), digelar di auditorium kampus Universitas Cenderawasih Jayapura. Festival ini Pertama kali digelar setelah pada 4 Desember 2012 lalu, salah satu putra Papua, Titus Pekey mendaftarkan Noken Papua di UNESCO sebagai barang warisan dunia yang perlu untuk dilindungi, melalui melalui proses panjang.

Ketua panitia pelaksana, Thedy Pekey mengatakan, Festival Noken Pertama itu bertema “Gerakan Cinta Noken Papua Warisan Budaya Dunia.”  Dengan tema ini diharapkan agar seluruh mayarakat Papua menghargai identitas budaya dan warisan leluhur.

“Melalui acara ini, kami mau meningkatkan pengetahuan dan penghargaan kita pada Noken,” ujarnya seperti dikutip majalahselangkah.com, selasa, (03/12).

Masyarakat dan pemerintah diharapkan berperan bersama dalam melestarikan budaya noken Papua yang saat ini sudah banyak dilupakan.

“Kami ingin sampaikan, mari kita hargai noken sebagai diri kita sendiri karena noken lahir dari kreativitas pikiran kita,” tuturnya.

Dengan adanya acara ini Thedy berharap, orang Papua membawa noken khususnya pada setiap tanggal 4 Desember.

“Membawa noken adalah bentuk pengakuan identitas kita sebagai orang Papua. Kalau ada pemerintah yang tetapkan peraturan untuk semua pegawai pada hari tertentu akan lebih baik,” pungkasnya. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!