Peringati Global Handwashing Day, 700 Siswa di NTT Cuci Tangan Massal

[ilustrasi: int]
[ilustrasi: int]
Kupang—Dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia (Global Handwashing Day) 15 Oktober 2014 lalu, sebanyak 700 murid sekolah dasar (SD) dari berbagai sekolah di NTT mengikuti cuci tangan pakai sabun secara massal.

Kegiatan yang digelar di SD Lili, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat (7/11) kemarin tersebut juga dimaksudkan sebagai edukasi dan sosialisasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) yang digelar oleh salah satu brand dari PT Unilever Indonesia Tbk, Lifebuoy.

“CTPS mampu membantu menurunkan tingkat prevalensi penderita diare di Indonesia hingga 50% dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) sampai 45%,” kata Marketing Manager Skin Cleansing PT Unilever Indonesia Eva Arisuci Rudjito seperti dilansir lintasntt.com.

Di Nusa Tenggara Timur, kata Eva, prevalensi angka diare berkurang dari 12% pada 2007 menjadi 7% pada 2013.

“Penerapan CPTS dalam keluarga dapat membant mengurangi tingkat penularan penyakit terutama pada anak-anak dan balita,” jelas Eva.

Menurut Eva, anak-anak dan para ibu merupakan agen perubahan yang membantu menanamkan kebiasaan CTPS.

“Anak-anak melakukan CTPS sebelum makan pagi, makan siang, makan malam, mandi, dan setelah dari toilet,” ujar Dia.

Find this content useful? Share it with your friends!