Nasional 

Kejar Ketertinggalan KBI, KTI Butuh Waktu 100 Tahun

[ilustrasi]
[ilustrasi]
Jakarta – Kawasan Timur Indonesia (KTI) perlu waktu sekitar 100 tahun untuk bisa sama dengan kemajuan yang saat ini dinikmati oleh Kawasan Barat Indonesia (KBI). Hal itu diungkapkan oleh Pakar kelautan dari Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) Jakarta, Profesor Victor Nikijuluw di Jakarta, Kamis (13/11).

“Jika tidak ada keberpihakan pemerintah terhadap proses pembangunan di KTI, butuh waktu sekitar 100 tahun untuk sama dengan KBI saat ini,” kata Victor Nikijuluw seperti dilansir Jpnn.

Menurut Victor, untuk memacu ketertinggalan KTI tersebut harus terjadi pertumbuhan ekonomi dua digit di KTI.

“Kalau pertumbuhan hanya pada angka 6 persen, justru KTI semakin sulit mengejar kesetaraan ekonomi dengan KBI,” ungkapnya.

Infrastruktur, kata Victor, harus sesegera mungkin dibangun dengan akumalasi jumlah sekitar lima kali dari jumlah yang ada saat ini.

“Kalau itu bisa terpenuhi tentunya dengan cara keberpihakan pemerintah terhadap KTI, dibutuhkan waktu 25 tahun untuk sama dengan KBI,” jelasnya.

Victor menambahkan, hal tersebut akan berjalan lancar jika ada kebijakan khusus dari Presiden Joko Widodo.

“Patut bagi Presiden Joko Widodo untuk sedikit berpihak kepada KTI agar proses menuju standar hidup yang sama bisa berlangsung,” tegasnya.

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon