Budaya Hot Maluku 

Pameran Amboina 1726, Mengingat Kekayaan Maritim

[foto: int]
[foto: int]
Yogyakarta – Ada pameran unik yang digelar di di Bentara Budaya Yogyakarta, pada akhir Januari 2015 lalu. Pameran tersebut mengajak masyarakat melihat kembali kekayaan laut Indonesia khususnya di Ambon.

Dilansir mongabay.co.id, 03/02/15, kita akan terkejut akan kekayaan bahari kita. Berbagai jenis ikan dan hewan laut tergambar dalam rangkaian gambar ilustrasi grafis. Beberapa nama ikan dan tumbuhan tersebut belum pernah di dengar dan dilihat di laut Maluku atau Pulau Ambon.

Pameran ini mencoba membangkitkan kecintaan kita pada laut yang disajikan melalui karya grafis, karena belum mengenal foto. Para seniman grafis saat ini mengambil ikan satu persatu, melukisnya secara detail dan mandalam.

Teknik grafis ini digunakan untuk mencetak gambar-gambar yang jumlahnya cukup banyak. Pada sekitar tahun 1700-an buku-buku dibuat dengan teknik manual, belum ada mesin cetak atau offset, maka teknik intaglio memang cocok untuk mencetak gambar-gambar cetak hitam putih, sedangkan cetak berwarna memakai teknik lithografi atau cetak batu.

Buku Amboina tersebut termasuk buku langka yang memuat dokumentasi kelautan yang juga langka. Selain itu, karya-karya grafis yang dimuat di buku ini luar biasa bagus, sangat cermat menggambarkan jenis-jenis flora dan fauna.

Sekitar 300 lebih jenis ikan yang ditampilkan, ada sekitar 60 jenis tanaman endemik, 7 jenis hewan mamalia, 4 jenis reptil, 8 jenis burung, 2 jenis serangga dan satu teripang dalam pameran tersebut. (ak)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon