Daerah Sulawesi Tengah 

Begini Cara Gubernur Sulteng Membina Warga Rutan

[foto: int]
[foto: int]
Palu – Dalam upaya pengembangan bakat dan minat penghuni Rumah Tahanan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) berencana untuk menggelar pelatihan di Rutan Kelas II Palu. Adapun jenis pelatihan yang akan digelar adalah fokus pada industri kerajinan batu permata yang saat ini tengah menjadi trend.

“Kami siapkan pelatihan, warga binaan juga bisa dibuat kelas sendiri,” kata Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola di Rutan Maesa Palu, seperti dilansir Beritasatu, Sabtu (21/2).

Selain pelatihan, lanjut Longki, pihak pemerintah juga memberikan bantuan berupa peralatan dari awal sampai pada produksi akhir hingga menjadi batu permata.

“Batu permata tidak saja menjadi sumber pendapatan ekonomi setelah keluar dari rutan, tetapi juga membantu warga binaan mengatasi kejenuhan dalam tahanan,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, gubernur Longki Djanggola sudah memberikan satu mesin untuk pembuatan permata cincin batu tersebut. Sementara itu, salah satu jenis batu yang kini tengah menjadi primadona adalah Fairuz Tadulako (black obsidian) yang terkenal sampai ke luar negeri. (ak)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon