Daerah Hukum Sulawesi Barat 

Polres Mamuju Bantu 517 Anak Putus Sekolah Kembali Menuntut Ilmu

[foto: int]
[foto: int]
Mamuju – Polres Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar) berinisiasi untuk membalikan anak putus sekolah kembali menuntut ilmu. Saat ini, berdasarkan data yang telah dirampungkan, terdapat sebanyak 517 anak dari Mamuju dan Mamuju Tengah yang putus sekolah.

“Jumlah itu masih bisa bertambah seiring dengan adanya masukan dari masyarakat,” kata Kapolres Mamuju AKBP Eko Wagianto, seperti dilansir Okezone, Kamis (25/6/2015).

Eko merinci dari 517 anak putus sekolah yang didata; 247 anak putus sekolah tingkat SD, 218 anak untuk SMP, dan 52 anak tingkat SMA.

“Sementara itu, jumlah anak putus sekolah di wilayah Mamuju sebanyak 435 jiwa, dan 83 anak di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng),” terangnya.

Menurut Eko, kegiatan pengembalian anak ke sekolah ini merupakan inisiatif dari jajaran Polres Mamuju dengan menggunakan bantuan beberapa pihak.

“Sumbangan anggota Polres Mamuju, dan sumbangan dari Pemkab, dan instansi lain,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan kepada anak putus sekolah tersebut, kata Eko, berupa seragam sekolah yang terdiri dari baju seragam merah-putih untuk SD, seragam putih-biru untuk SMP dan seragam putih abu-abu untuk SMA, serta seragam pramuka.

“Kami sadar banyak anak putus sekolah yang ada di luar sana. Dan itu harus diperhatikan. Kalau bukan kita yang mau peduli, siapa lagi,” ucap Eko.

Selain itu, lanjut Eko, bantuan lain seperti sarana penunjang lainnya yang ikut dalam paket bantuan pun diberikan.

“Kami berikan lengkap, mulai dari pakaiannya hingga alat tulis menulisnya,” jelasnya.

Eko berharap, kegiatan ini kedepan tidak ada lagi anak putus sekolah di Mamuju dikarenakan alasan keterbatasan biaya untuk membeli seragam sekolah dan lainnya.

“Kita harap bisa semakin mempererat dan mendekatkan diri dengan masyarakat di Mamuju dan Mamuju Tengah,” harapnya. (ak)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon