Masyarakat Ambon  Harus Biasakan Gunakan Gas

 

Ambon, indonesiatimur.co – Dalam kehidupan sehari-hari, sebagian besar  masyarakat kota Ambon  masih menjadikan Minyakan Tanah (Mitan) sebagai bahan bakar utama memasak. Padahal dengan potensi sumber daya alam (Gas) yang begitu besar, seharusnya msyarakat Ambon sudah harus beralih ke gas.

“Masyarakat harus menyadari bahwa potensi gas terbesar ada di Indonesia Timur, salah satunya di Maluku. Oleh karena iti, masyarakat Maluku harus mulai nenyadari bahwa masa depannya adalah gas,”ujar Sekjen Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB )Pungurus Pusat, Gembong M. Primajaya kepada media di Ambon, Jumat (19/10).

Advertisements

Menurutnya, untuk relalisasi hal ini, perlu adanya infrastruktur serta edukasi, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pemanfaatannya. Karena bagaimanapun, menurutnya potensi energi gas dimiliki harus dimanfaatkan oleh masyarakat di daerah. “Mau tidak mau kita harus menggunakan gas, karena kalau kita menggunakan BBM seperti sekarang kita harus mengandalkan suplai, bahkan import dari Jawa yang dikirimkan ke Ambon dan biayanya sangat tinggi sekali. Apalagi kedepan, Maluku akan menjadi pusat pendidikan dan pemanfaatan gas alam.

Terkait minimnya edukasi yang diberikan oleh pemerintah maupun pihak corporate terkait penggunaan gas,  IA ITB akan menyusun langkah implementasi. “Karena untuk menyusunnya pun tidak instan perlu waktu. Untuk kedepan suka atau tidak suka, Masela akan berproduksi dan kalau masyarakat Ambon tidak siap, maka orang luar yang akan menafaatkannya,”tandasnya.

Selain gas, potensi yang ada juga bisa dijadikan pembangkit listrik di Ambon. Tentu hal ini perlu didukung infrastruktur yang memadai. “Perlu ada perencanaan  atau roadmap  dari pemerintah pusat kemudian disinkronkan dari rencana BUMN seperti PLN, Pertamina untuk Langkah implementasinya,”jelasnya. (it-01)

Comments

comments