Daerah Maluku 

Walikota Ambon : PSBB Bukan Larangan, Tapi Pembatasan

Ambon, indonesiatimur.co – Kota Ambon telah bersiap untuk melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kesiapan ini diwujudkan dengan usulan yang telah disampaikan ke Pemerintah Provinsi Maluku, yang nantinya akan usulkan ke Kementerian Kesehatan.

“Kami sudah laporkan ke Pemprov Maluku, Kapolda, Pangdam, tentang kesiapan Kota Ambon melaksanakan PSBB dan sudah mendapat masukan. Selanjutnya Pemprov yang akan usulkan ke Kemenkes. Dan nantinya akan ada tim survey yang turun untuk melihat apakah kita sudah memenuhi persyaratan yang ada atau belum,”jelas Walikota Ambon, Richard Louhenapessy usai menerima bantuan paket sembako Presiden pada Minggu (10/05/2020), di Balai Kota Ambon.

Alasan pengajuan PSBB ini,menurut Walikota, karena dari fakta yang ada telah membuktikan bahwa pendekatan physical distancing dan social distancing, mampu menurunkan penyebaran covid-19. “Ternyata pendekatan non medis yaitu physical distancing dan social distancing yang dilaksanakan oleh kota-kota lain, telah berhasil menurunkan penyebaran covid-19. Oleh karena itu, kita usulkan untuk dilaksanakan di Kota Ambon,” terangnya.

Louhenapessy menjelaskan, PSBB bukanlah larangan, tetapi membatasi pergerakan yang tidak penting. “Mungkin kita akan atur pasar beroperasi dari jam 5 subuh hingga jam 12 siang. Setelah itu ditutup. Ini akan berlangsung selama PSBB. Tetapi kantor-kantor strategis seperti bank, PLN, telekomunikasi, rumah sakit, akan beraktivitas seperti biasa,”jelasnya.

Walikota menegaskan, sebelum pemberlakuan PSBB, Pemkot Ambon akan lakukan sosialisasi. Adapun bentuk sosialisasi, selain melalui mobil penerangan, media massa, baleho dan spanduk, akan ada pembagian leaflet ke rumah warga. Semua rumah yang ada di Kota Ambon akan mendapatkannya.
“Selasa (12/05/2020) ini Pemkot akan rapat dengan Kapolresta Pulau Ambon ,  Dandim , Kejari, dan Gustu Kota Ambon, untuk mempersiapkan langkah-langkah teknis, supaya saat persetujuan PSBB turun, kita tidak kelabakan menghadapinya,” ungkapnya.  (it-02)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Komentar anda:

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.