Daerah Maluku 

Pasien Kabur, Sudah Kembali Ke Lokasi Karantina

Ambon, indonesiatimur.co  – Seorang pasien terkonfirmasi yang Sabtu (06/06/2020) pagi, sekitar pukul 6.30 WIT kabur dari lokasi karantina, pada Minggu (07/06/2020), telah kembali ke lokasi karantina terpusat di BPSDM.

Hal itu dikemukakan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Kota Ambon, Joy Adriaansz kepada Tim Media Center, di kantor RRI Ambon, Minggu (07/06/2020)

Advertisements

“Pasien berusia lanjut yang menghilang dari pusat karantina terpadu kemarin pagi, oleh Tim Gustu Kota Ambon, sudah dijemput siang tadi dirumahnya,” kata Jubir.

Saat dijemput, baik pasien maupun pihak keluarga sama sekali tidak menolak atau menunjukkan aksi penolakkan, sehingga proses penjemputan dapat berjalan dengan aman.

Jubir menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh Tim Gugus Tugas, pasien tersebut nekat kabur dari lokasi karantina dikarenakan rasa rindu kepada keluarganya.
“Pasien mengaku bosan berada dilokasi karantina dan rindu kepada keluarganya, sehingga nekat pergi dari BPSDM,” jelas Jubir.

Lagi kata Jubir, apa yang dilakukan pasien tersebut secara psikologis adalah hal yang wajar, karena beliau tidak menghilang namun kembali ke rumahnya.  “Tapi sangat disayangkan dan disesali, karena dari sisi medis, sakit yang diderita pasien tersebut adalah virus yang sangat mudah menular, bisa menjangkiti siapa saja yang beliau temui atau melakukan kontak dalam kurun waktu sehari,” sesal Jubir.

Sehingga, lanjut Jubir, kedepan Tim Gugus Tugas dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Ambon harus melakukan tes kepada keluarga pasien yang menemuinya sejak kemarin.

“Tes akan kembali dilakukan kepada keluarga pasien dan orang-orang yang beliau temui sejak kemarin, tentu saja melalui tracing dan tracking. Tapi kami berdoa dan berharap, semoga saat pasien tersebut pulang kemarin, statusnya sudah dalam kondisi negatif, sehingga penularannya tidak semakin meluas. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan terakhir pasien tersebut,” demikian Jubir. (MCAMBON)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.