326 Orang Di Kepulauan Tanimbar Akan Lakukan Swab

Saumlaki, indonesiatimur.co

Mulai Sabtu (21/11/2020) hingga Minggu, (22/11/2020) , akan dilakukan Swab Test atau pengambilan sampel untuk tes PCR (Polymerase Chain Reaction) kepada sebanyak 326 orang yang bertempat di Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT). Hal tersebut dungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) KKT, dr. Edwin Tomasoa, Jumat (20/11/2020).

Advertisements

Pernyataan Kadis Tomasoa tersebut berdasarkan jadwal Swab Test yang telah dikeluarkan pihaknya. Dalam jadwal tersebut, Swab Test akan dilakukan pada Sabtu besok kepada sebanyak 43 pegawai Dinkes, 4 orang dari Kesehatan Pelabuhan, 3 orang dari BPJS, 27 orang kontak erat atau dicurigai, 40 orang dari Puskesmas Saumlaki, 30 orang dari Puskesmas Lorulun, dan 40 orang dari RSUD Magretti.

Sedangkan yang terjadwal pada hari Minggu, 22 November, sebanyak 30 orang dari Polres KKT, 10 orang dari Kodim 1507/Saumlaki, 10 orang dari Lanal Saumlaki, 70 orang dari Sekretariat Kantor Bupati, dan total sebanyak 19 orang yang berasal dari keluarga tiga orang dokter yang juga diambil swabnya.

“Jadi total untuk dua hari yang telah terjadwal tersebut, untuk Sabtu besok dan Minggu adalah sebanyak 326 orang. Besok, 187 yang akan melakukan test swab dulu,” ungkap Tomasoa berdasarkan jadwal pelaksanaan Swab Test Covid-19 oleh Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) Ambon.

Tomasoa menjelaskan, kalau hari ini, Tim Satgas Covid-19 di Tanimbar masih melakukan persiapan On the Job Training (OJT), mengingat tim dari provinsi yang khusus didatangkan guna mengambil PCR (Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction) atau Swab test, baru tiba di Tanimbar pada hari ini di Tanimbar.

“Karena tim baru tiba tadi, jadi kita susun ulang On the Job Training pemeriksaan swab bagi pegawai dinas kesehatan dan petugas kesehatan,” tandasnya.

Ia menambahkan, sebelum memulai swab, akan diterapkan protokol kesehatan. Diantaranya semua peserta dicek dulu suhu tubuhnya, kemudian disiapkan hand sanitizer. Tempat duduk juga diberi jarak untuk menerapkan physical distancing.

“Untuk tahap kedua, direncanakan berlangsung pada pekan depan, barulah akan dilakukan secara keseluruhan hingga tingkat kecamatan, ujar Tomasoa. (it-03)

Comments

comments