KeamananMaluku

Danki Brimob Jelaskan Teknis dan Taktik Pengamanan MTQ di Tanimbar

Saumlaki, indonesiatimur.co – Komandan Kompi (Danki) Satuan Brimob Kompi III Batalyon C Pelopor Polda Maluku, IPTU Nyoman Sudarmaja, menjelaskan tentang hal teknis dan taktik yang dilakukan pihaknya saat berlangsungnya kegiatan pengamanan Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXIX Tingkat Provinsi Maluku, yang berlangsung di lokasi Lapangan Mandriak Sifnana, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pada Jumat (18/03/2022).

Dijelaskan Danki, teknis dan taktis pengamanan yang dilakukan pihaknya saat acara pembukaan serta seluruh rangkaian kegiatan MTQ hingga beberapa hari kedepan, terdiri dari beberapa tahapan. Diantaranya, pihak Satuan Brimob turut mendatangkan Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku untuk benar-benar mensterilisasikan kegiatan dimaksud. Bahkan pihaknya turut mendatangkan peralatan detektor logam (Metal Gate Detector) untuk memeriksa secara akurat, setiap tamu dan undangan yang menghadiri acara Pembukaan MTQ.

Selain kelengkapan berupa Metal Gate Detector, pihaknya turut melakukan sinergitas bersama unsur TNI dan Polri setempat untuk bersama-sama melakukan pengamanan di sekitar lokasi maupun pintu masuk utama tamu VIP serta undangan lainnya, maupun pemeriksaan lainnya yang berada pada pintu masuk para kafilah dari 11 kabupaten/kota sebagai peserta lomba, di titik kiri maupun kanan dari panggung utama.

Dilanjutkan Danki, sinergitas juga dilakukan bersama Dinas Kesehatan, Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Puskesmas setempat, maupun pihak RSUD dr. P. P. Magretti untuk turut melakukan pemeriksaan suhu tubuh, anjuran untuk menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker dan penggunaan hand sanitizer bagi setiap tamu undangan sebelum masuk, serta pengecekan lebih mendalam melalui Scan Barcode Peduli-Lindungi yang telah disiapkan. Bahkan, jika ada tamu undangan yang tidak sempat membawa masker, pihak nakes turut memberikan masker secara gratis.

“Satu posko yang khusus ditempati nakes dari Dinas Kesehatan, Puskesmas Saumlaki, RSUD Magretti, dan dibantu nakes dari tubuh TNI dan Polri juga disediakan untuk siap membackup jika ada yang belum divaksin Covid-19 maupun yang mengalami gangguan kesehatan lainnya. Prokes tetap kami perketat karena tak dapat dipungkiri bahwa sekarang ini kita masih berada dalam masa Pandemi Covid-19,” ungkap Dankie Nyoman.

Ditanyakan media ini tentang pengamanan ekstra ketat yang sementara dilakukan, Dankie Nyoman menjelaskan bahwa sebagai alat negara yang mengemban tugas memberikan perlindungan, mengayomi, dan melayani masyarakat, pihaknya tetap selalu berpikir tentang segala kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi dalam waktu dan kondisi apapun. Oleh karena itu, sebelum segala kemungkinan terburuk terjadi, tugas dan tanggungjawab dalam hal pengamanan akan tetap dilakukan, guna antisipasi dengan sebaik-baiknya.

“Dalam hal pengamanan, karena tidak menutup kemungkinan, siapapun, dimanapun, ancaman itu tetap ada. Tugas kami adalah mengantisipasi berbagai kemungkinan tersebut. Jadi untuk keamanan, tetap kami sudah lakukan sterilisasi, sudah kami rancang, sudah kami maping, dan kami rencanakan semuanya. Sampai saat ini, untuk sementara situasi Kamtibmas masih berjalan lancar dan aman. Mudah-mudahan sampai selesainya nanti rangkaian acara ini berjalan tertib sehingga apa yang kita harapkan bisa berjalan dengan baik dan memuaskan,” harap Dankie. (it-03)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.