Maluku Olahraga 

Christy Marino Pimpin Pertina Maluku

Ambon, indonesiatimur.co
Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia  (Pertina) Maluku yang digelar di Ambon, pada Rabu (03/04/2024), akhirnya secara aklamasi memilih Christy Marino sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Provinsi (Pengprov) Pertina Maluku periode 2024-2028.

Christy Marino mendapat dukungan 7 dari 9 pengurus kabupaten/pengurus kota (pengkab/pengkot) yang hadir.
Ketujuh pengkab/pengkot tersebut yaitu Kota Tual, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Buru Selatan, Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara dan Kabupaten Kepulauan Aru.

Sementara Pengkot Pertina Kota Ambon memberikan dukungan kepada Rustam Simanjuntak, sedangkan Pengkab Maluku Tengah tidak mengajukan dukungan.
Sesuai ketentuan, calon Ketum Pengprov Pertina Maluku harus mendapat dukungan pencalonan minimal 4 dari pengkab/pengkot.

Musprov yang dipimpin oleh Plt Ketua Umum Pengprov Pertina Maluku Roy J Mongie, didampingi Plt Wakil Ketua SP Nanulaita, Plt Sekretaris Umum Wendy Sahusilawane serta dua anggota yaitu Izaac Tulalessy dan Agus Titaley, akhirnya menetapkan Christy Marino terpilih secara aklamasi sebagai Ketum Pengprov Pertina Maluku periode 2024-2028.

Christy Marino saat Musprov tersebut berharap seluruh komunitas tinju Maluku bersatu untuk memajukan prestasi seperti yang pernah diraih beberapa waktu lampau.

“Saya orangnya tidak banyak berbicara tapi lebih banyak bekerja. Untuk itu, marilah kita bersatu untuk memajukan olahraha tinju di Maluku,” ungkapnya.

Ia juga bertekad untuk memboyong 8 petinju Maluku yang akan berlaga di PON XXI/2024 di Aceh – Sumatera Utara untuk menjalani pemusatan latihan di Jakarta.

“Setelah pelantikan nantinya, saya ingin memboyong para petinju dan pelatihnya untuk pemusatan latihan di Jakarta, sehingga bisa latih tanding dengan lawan-lawan yang sepadan disana,” jelasnya (it-02)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.