Program Jumpa Kesan: Lapas dan Puskesmas Piru Gencarkan Skrining Kesehatan Warga Binaan
Piru, indonesiatimur.co — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru terus memperkuat layanan kesehatan bagi Warga Binaan melalui Program Jumpa Kesan (Jumat Pagi Kesehatan Menyapa). Pada Jumat, (12/12/2025), Lapas Piru bekerja sama dengan tim medis dari Puskesmas Piru melaksanakan skrining kesehatan meliputi pemeriksaan gula darah, sifilis, HIV, tekanan darah, tinggi badan, serta pengukuran berat badan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Piru ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan terpantau secara berkala sekaligus melakukan deteksi dini terhadap penyakit tidak menular maupun penyakit menular tertentu.
Kasubsi Keperawatan Lapas Piru, Williams Lelepary, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menjaga kesehatan Warga Binaan. “Melalui Program Jumpa Kesan, kami memastikan pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin dan menyeluruh. Deteksi dini sangat penting agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kesehatan dari Puskesmas Piru, Jospina Salenusa, menegaskan bahwa pihaknya siap terus mendukung pelayanan kesehatan di Lapas Piru. “Kami hadir bukan hanya untuk melakukan pemeriksaan, tetapi memastikan layanan kesehatan yang diberikan sesuai standar. Sinergi ini akan terus kami jalankan demi kesehatan Warga Binaan,” tuturnya.
Terpisah, Kalapas Piru, Hery Kusbandono, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. “Kami berterima kasih kepada Puskesmas Piru yang selalu menjadi mitra strategis dalam peningkatan layanan kesehatan di Lapas Piru. Harapan kami, kerja sama ini semakin menguat demi terciptanya lingkungan pembinaan yang sehat, aman, dan manusiawi,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi berkelanjutan antara Lapas Piru dan Puskesmas Piru, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan Warga Binaan sekaligus memperkuat upaya pencegahan berbagai penyakit di lingkungan pemasyarakatan. Komitmen bersama ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih optimal dan berkesinambungan. (it-06)

