Lepas 461 Jemaah Haji, Wali Kota Ambon Tekankan Solidaritas

Ambon, indonesiatimur.co – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Gedung Azhari, Senin (04/05/2026), saat Pemerintah Kota Ambon secara resmi melepas 461 jemaah calon haji (JCH) yang akan menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci. Di tengah kebahagiaan para calon tamu Allah itu, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyampaikan pesan yang menyentuh hati: jangan pernah meninggalkan sesama jemaah dalam perjalanan ibadah haji.

Pesan tersebut disampaikan dalam acara silaturahmi dan pelepasan kloter jemaah calon haji asal Kota Ambon yang dihadiri keluarga jemaah, tokoh agama, unsur pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan.

Menurut Bodewin, kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan anugerah luar biasa yang tidak dimiliki semua orang. Karena itu, para jemaah diminta memaknai perjalanan ke Tanah Suci bukan hanya sebagai perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang akan menjadi pengalaman berharga sepanjang hidup.

“Hari ini Bapak dan Ibu adalah orang-orang terpilih. Ini perjalanan spiritual yang mungkin hanya sekali seumur hidup. Sambutlah dengan hati penuh sukacita dan rasa syukur,” ujar Wattimena.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini mengusung semangat ramah lansia, disabilitas, dan perempuan. Karena itu, seluruh jemaah diharapkan membangun solidaritas dan kepedulian yang tinggi selama menjalankan rangkaian ibadah.

Bodewin mengingatkan bahwa kondisi fisik setiap jemaah berbeda-beda. Ada yang masih kuat berjalan jauh, namun ada pula yang membutuhkan bantuan dan pendampingan. Karena itu, semangat kebersamaan harus menjadi identitas jemaah asal Ambon selama berada di Tanah Suci.

“Kita semua bersaudara. Jangan biarkan ada yang tertinggal atau kesulitan sementara yang lain berjalan lebih dulu. Jemaah Ambon harus dikenal sebagai jemaah yang saling menjaga, saling membantu, dan saling menguatkan,” tegasnya.

Wali Kota juga menyebut keberangkatan 461 jemaah calon haji sebagai amanah besar yang harus dijalankan pemerintah daerah dengan penuh tanggung jawab. Jumlah jemaah yang cukup besar tahun ini menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan seluruh proses keberangkatan hingga kepulangan berlangsung aman dan lancar.

Karena itu, Pemerintah Kota Ambon terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pelayanan terbaik bagi para jemaah, mulai dari persiapan administrasi, kesehatan, transportasi, hingga pendampingan selama proses keberangkatan.

“Penyelenggaraan ibadah haji adalah bagian dari pelayanan publik. Pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan seluruh jemaah dapat berangkat dan kembali dengan aman, nyaman, serta memperoleh pelayanan yang maksimal,” katanya.

Acara pelepasan turut dihadiri jajaran Kementerian Agama Provinsi Maluku dan Kota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon Mourits Tamaela, unsur Forkopimda, Imam Besar Masjid Al-Fatah Ambon, serta tokoh-tokoh lintas agama.

Sebagai simbol pelepasan, Wali Kota Ambon menyerahkan pataka kepada Ketua Kloter JCH Kota Ambon. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Ambon juga memberikan pesangon masing-masing sebesar Rp1 juta kepada dua perwakilan jemaah, yang diserahkan langsung oleh Wali Kota didampingi Ketua TP-PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena.

Dengan iringan doa dari keluarga dan masyarakat, ratusan calon haji asal Ambon itu kini bersiap menapaki perjalanan suci menuju Baitullah. Harapannya, mereka tidak hanya kembali dengan predikat haji yang mabrur, tetapi juga membawa pulang semangat persaudaraan, keteladanan, dan nilai-nilai kebaikan bagi pembangunan masyarakat Kota Ambon. (it-02)