Perling Lapas Wahai: Gerak Cepat Deteksi Dini Keluhan Kesehatan Warga Binaan
Wahai, indonesiatimur.co – Petugas medis Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai sambangi langsung kamar hunian Warga Binaan melalui program Perawatan Keliling (Perling), Rabu (06/05/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk deteksi dini keluhan kesehatan sekaligus pastikan kondisi Warga Binaan tetap terpantau.
Petugas medis, Fitri Rianti, menjelaskan bahwa Perling menjadi langkah jemput bola bagi Warga Binaan yang tidak sempat atau enggan datang ke klinik.
“Kami menyisir setiap kamar untuk memastikan keluhan kesehatan dapat terdeteksi sejak awal. Dengan cara ini, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat,” ujarnya.
Melalui pemeriksaan langsung di blok hunian, petugas dapat mengidentifikasi kondisi kesehatan secara menyeluruh sekaligus memberikan konsultasi medis di tempat. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam mencegah potensi penyakit berkembang lebih serius.
Salah satu Warga Binaan, IR, mengaku terbantu dengan layanan tersebut. “Kami jadi lebih mudah menyampaikan keluhan tanpa harus ke klinik. Rasanya lebih diperhatikan,” ungkapnya.
Pelaksana Harian Kepala Lapas Wahai, La Joi, menegaskan bahwa layanan kesehatan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan.
“Kami memastikan setiap Warga Binaan mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Deteksi dini seperti ini penting agar tidak ada keluhan yang terlewat,” tegasnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Menurutnya, langkah Lapas Wahai merupakan bentuk nyata pelayanan yang humanis dan preventif.
“Pemeriksaan keliling seperti ini efektif mencegah penyebaran penyakit dan kondisi darurat. Ini harus dijalankan secara konsisten,” ujarnya.
Melalui program Perling, Lapas Wahai terus perkuat layanan kesehatan yang cepat, terjangkau, dan responsif, sekaligus pastikan hak dasar Warga Binaan tetap terpenuhi selama jalani masa pembinaan. (it-06)


