Daerah Maluku 

Laba Bank Maluku Malut Melonjak 35 Persen, Siap Dukung Ambon Menuju Smart City

Ambon, indonesiatimur.co – Komitmen mendukung transformasi digital di Kota Ambon kembali ditegaskan Bank Maluku Malut. Di tengah kinerja keuangan yang terus menunjukkan tren positif, bank daerah tersebut menyatakan kesiapan memberikan dukungan penuh terhadap implementasi digitalisasi layanan pemerintahan dan penguatan ekosistem Smart City.

Dalam sambutannya pada kegiatan launching implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SPID) RI Online, Dirut Bank Maluku Malut,
Syahrisal Imbar mengungkapkan bahwa hingga Mei 2026, kinerja perseroan mengalami pertumbuhan yang signifikan. Secara tahunan (year on year), laba Bank Maluku Malut meningkat hingga 35 persen.

Pencapaian tersebut disebut tidak lepas dari dukungan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Kota Ambon yang saat ini menjadi pemegang saham terbesar kedua di Bank Maluku Malut.

“Laba Bank Maluku Malut sampai bulan Mei meningkat 35 persen secara year on year. Ini berkat dukungan luar biasa dari seluruh stakeholder, terutama Pemerintah Kota Ambon sebagai pemegang saham terbesar kedua,” ungkapnya, di Balai Kota Ambon, Jumat (12/06/2026).

Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, Syahrisal Imbar menegaskan kesiapannya untuk mendukung berbagai program digitalisasi yang tengah dikembangkan Pemkot Ambon. Dukungan tersebut bukan hal baru, karena sebelumnya bank ini juga telah berkontribusi dalam penyediaan berbagai perangkat digital, termasuk sistem pembayaran elektronik dan fasilitas pendukung pengelolaan parkir.

Menurutnya, keberhasilan penerapan SIPD tidak hanya bergantung pada tersedianya teknologi, tetapi juga pada konsistensi penggunaan sistem oleh seluruh perangkat daerah. Karena itu, ia berharap implementasi yang telah dilakukan dapat segera dimanfaatkan secara optimal.

“Yang kami harapkan bukan hanya implementasinya, tetapi bagaimana sistem ini benar-benar digunakan. Kalau ada kendala, mari dibicarakan dan diperbaiki bersama,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap teknologi pasti memiliki tantangan dalam penerapannya. Namun hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan proses transformasi digital yang sedang berjalan.

“Tidak ada teknologi yang seratus persen tanpa kendala. Yang penting adalah bagaimana kendala itu diatasi dan sistem terus disempurnakan,” ujarnya.

Selain aspek teknologi, Bank Maluku Malut menaruh perhatian besar terhadap keamanan siber. Di tengah meningkatnya ancaman kejahatan digital, penguatan sistem keamanan menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan perbankan maupun sistem digital pemerintahan.

“Teknologi harus dibangun bersamaan dengan sistem keamanannya. Saat ini cybercrime berkembang sangat cepat. Karena itu kami terus melakukan pengembangan sistem dan penguatan keamanan untuk memastikan layanan tetap aman,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini Bank Maluku Malut masih terjaga dari serangan siber yang dapat mengganggu operasional. Kondisi tersebut menjadi hasil dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat infrastruktur digital dan sistem perlindungan data.

Dengan pertumbuhan laba yang terus meningkat dan komitmen kuat terhadap inovasi digital, Syahrisal optimistis dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong modernisasi layanan publik serta mewujudkan Ambon sebagai kota cerdas yang semakin maju dan terintegrasi. (it-02)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.