Maluku Politik 

Pimpin PAN Maluku, Widya Pratiwi Tegaskan PAN Hadir untuk Menjawab Kebutuhan Rakyat

Ambon, indonesiatimur.co – Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Maluku, Widya Pratiwi, SH, menegaskan bahwa pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN se-Maluku bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen dan pengabdian politik kepada masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Widya Pratiwi dalam sambutannya pada pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN se-Provinsi Maluku yang berlangsung di Hotel Santika Premiere Ambon, Rabu (02/09/2026).

Mengawali sambutannya, Widya mengajak seluruh kader dan tamu undangan untuk memanjatkan syukur kepada Allah SWT atas kesempatan berkumpul dalam suasana kebersamaan di bumi Raja-Raja.

Menurutnya, jabatan dalam kepengurusan partai bukanlah sekadar penghormatan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata.

“Jabatan dalam kepengurusan bukanlah sebuah kehormatan semata, tapi sebuah amanah. Amanah untuk bekerja, mendengar, hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegas Widya.

Ia pun mengajak seluruh jajaran PAN di Maluku menjadikan politik sebagai jalan pengabdian, bukan semata-mata untuk kepentingan internal partai.

“Jangan pernah kita membangun partai hanya untuk kepentingan internal partai. PAN harus hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat sesuai dengan slogan kita, PAN Bantu Rakyat,” ujarnya.

Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Maluku

Kehadiran Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan dalam pelantikan tersebut, kata Widya, memiliki arti strategis bagi Maluku, terutama karena Zulkifli Hasan juga dipercaya sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia.

Menurutnya, isu pangan sangat relevan dengan karakteristik Maluku sebagai provinsi kepulauan.

Maluku membutuhkan kebijakan pangan yang tidak hanya bersifat nasional, tetapi juga mampu menjawab kondisi geografis serta mengoptimalkan potensi lokal.

“Kita ingin agar petani Maluku semakin sejahtera, nelayan Maluku semakin kuat, pangan lokal semakin berkembang, dan hasil bumi Maluku memberikan nilai tambah sebesar-besarnya bagi masyarakat Maluku,” katanya.

Widya menyampaikan apresiasi terhadap perhatian pemerintah pusat terhadap agenda ketahanan dan kedaulatan pangan.

Ia berharap sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah semakin kuat sehingga berbagai program nasional dapat memberikan dampak langsung hingga ke desa-desa, pulau-pulau kecil dan masyarakat pesisir Maluku.

PAN Harus Jadi Rumah Bersama

Sebagai Ketua DPW PAN Maluku sekaligus anggota DPR RI Fraksi PAN dari daerah pemilihan Maluku, Widya menyatakan memiliki tanggung jawab untuk terus membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Maluku di tingkat nasional.

Namun, menurutnya, perjuangan tersebut tidak dapat dilakukan seorang diri.

Ia meminta dukungan seluruh kader untuk memperkuat struktur organisasi PAN hingga ke tingkat akar rumput.

Widya juga mengajak generasi muda, perempuan, tokoh masyarakat, kaum profesional, akademisi, pelaku usaha, petani, nelayan dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membesarkan PAN di Maluku.

“Saya ingin Partai Amanat Nasional menjadi rumah bersama. Rumah bagi kita semua, orang yang ingin berbuat baik untuk Maluku. Rumah bagi mereka yang ingin bekerja, bukan sekadar berbicara. Rumah bagi mereka yang ingin memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegasnya.

Pengurus Baru Diminta Jaga Integritas

Kepada seluruh pengurus DPW dan DPD PAN se-Maluku yang baru dilantik, Widya berpesan agar menjaga integritas, kekompakan dan nama baik partai.

Ia meminta kader tidak hanya aktif dalam struktur organisasi, tetapi juga benar-benar hadir di tengah masyarakat.

“Turunlah ke masyarakat, dengarkan keluhan mereka dan perjuangkan dengan sungguh-sungguh,” pintanya.

Widya menegaskan, pelantikan tersebut bukan akhir dari sebuah proses organisasi. Sebaliknya, momentum tersebut menjadi awal babak baru perjuangan PAN di Maluku.

“Mari kita jadikan pelantikan ini sebagai titik tolak untuk bekerja lebih keras, bergerak lebih cepat dan melayani masyarakat dengan lebih tulus,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh kader menyatukan langkah untuk membesarkan PAN sekaligus mendorong Maluku menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, adil dan bermartabat.

Menurut Widya, perbedaan latar belakang, daerah maupun pandangan politik tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bersatu dalam perjuangan.

“Kita boleh berbeda latar belakang, kita boleh berbeda daerah, kita boleh berbeda pandangan. Tetapi kita memiliki satu rumah besar, PAN Maluku. Dan kita memiliki satu cita-cita: Maluku yang maju, masyarakatnya sejahtera dan rakyatnya bermartabat,” pungkasnya.

Dengan semangat tersebut, Widya mengajak seluruh pengurus dan kader PAN se-Maluku untuk membuktikan bahwa keberadaan partai bukan hanya tentang politik dan kekuasaan, tetapi tentang keberanian untuk hadir, mendengar dan bekerja bagi rakyat. (it-02)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.