Ekonomi & Bisnis Maluku 

Sukun Putri Angkasa, Cita Rasa Ambon Ikut Pameran Karya Kreatif Indonesia 2026

Jakarta, indonesiatimur.co — Cita rasa khas Maluku kembali mendapat panggung di tingkat nasional. Produk Sukun Goreng Putri Angkasa, salah satu UMKM binaan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Maluku, tampil dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang berlangsung di Hall A dan B Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, 20–23 Agustus 2026.

Keikutsertaan Sukun Putri Angkasa dalam KKI 2026 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Maluku kepada masyarakat dari berbagai daerah. Produk olahan buah sukun yang selama ini lekat dengan masyarakat Ambon itu kini mendapat kesempatan tampil bersama ratusan produk unggulan UMKM dari seluruh Indonesia.

KKI 2026 yang digelar Bank Indonesia mengusung tema dan tagline “Beudaya Meusare-sare”, filosofi khas Aceh yang bermakna berdaya bersama-sama. Pameran ini menghadirkan lebih dari 550 UMKM pilihan dengan beragam produk, mulai dari fesyen, kriya, perawatan tubuh, kuliner hingga kopi Nusantara.

Di tengah keragaman produk tersebut, Sukun Goreng Putri Angkasa membawa cerita tersendiri tentang perjalanan kuliner Ambon yang telah bertahan lintas generasi.

Sukun Goreng Putri Angkasa merupakan camilan berbahan dasar buah sukun yang diiris kemudian digoreng hingga menghasilkan tekstur renyah dengan cita rasa gurih, perpaduan asin dan manis serta aroma bawang yang khas.

Menariknya, produk tersebut tidak sekadar menawarkan cita rasa, tetapi juga membawa sejarah panjang. Putri Angkasa telah hadir sejak 1978 dan dikenal sebagai salah satu usaha kuliner yang turut menghidupkan serta melestarikan tradisi kuliner khas Ambon dengan sentuhan lebih modern.

Selama puluhan tahun, Sukun Goreng Putri Angkasa menjadi salah satu camilan yang dapat ditemukan di Restoran & Cafe Putri Angkasa di kawasan Bandara Pattimura Ambon. Keberadaannya bahkan menjadikan produk ini sebagai salah satu oleh-oleh khas Ambon yang banyak dibawa pulang oleh para pelancong.

Tanpa bahan pengawet, Sukun Goreng Putri Angkasa menawarkan kesederhanaan bahan sekaligus kekuatan cita rasa lokal. Buah sukun yang merupakan bagian dari kekayaan pangan Maluku diolah menjadi produk bernilai ekonomi dan memiliki daya tarik sebagai oleh-oleh khas daerah.

Dari Ambon ke Jakarta, dari sukun menjadi cerita tentang Maluku.

Melalui KKI 2026, Sukun Putri Angkasa tidak hanya hadir sebagai produk makanan, tetapi juga menjadi representasi bagaimana UMKM daerah dapat mengangkat potensi lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Keikutsertaan ini sekaligus memperlihatkan peran strategis Bank Indonesia dalam mendorong pengembangan UMKM, termasuk membuka ruang promosi dan memperluas akses pasar bagi produk-produk unggulan daerah.

Selain pameran produk, KKI 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan seperti talkshow, workshop, bincang kopi melalui Talk Over Coffee, serta diskusi mengenai keberlanjutan. Kehadiran berbagai aktivitas tersebut menjadikan KKI bukan sekadar ajang pameran, tetapi ruang pertemuan bagi pelaku UMKM, konsumen dan berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.

Bagi Sukun Putri Angkasa, tampil di KKI 2026 menjadi kesempatan untuk membawa “rasa Ambon” lebih jauh, sekaligus membuktikan bahwa produk sederhana berbasis pangan lokal dapat memiliki cerita, sejarah dan peluang besar ketika dikembangkan secara konsisten.

Dari sebuah buah sukun yang diolah secara sederhana, lahirlah camilan yang kini membawa nama Ambon ke panggung UMKM nasional.

Sukun Putri Angkasa—renyah rasanya, panjang ceritanya, dan kuat identitas Malukunya. (it-02)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.