Budaya Sulawesi Utara 

Disbudpar Minahasa Utara Gelar Festival Kaki Dian dan Tumetenden

Minut – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Minahasa Utara (Minut) menggelar Festival Kaki Dian dan Tumetenden. Festival tersebut secara resmi dibuka Bupati Minut Drs Sompie Singal MBA yang diwakili oleh Kepala Badan Pengelolah Keuangan dan Barang Milik Daerah (BPKBMD) Minut Max Silinaung, Kamis (12/2). Kepala Disbudpar Minut Dra Femmy Pangkerego MPd ME mengungkapkan bahwa kegiatan ini digelar sebagai upaya untuk menjadikan Kabupaten Minut sebagai tujuan wisata. “Kami terus menggelar kegiatan kebudayaan dan pariwisata untuk menuju kabupaten wisata tahun 2015, menunjang visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Minut,” katanya seperti…

selanjutnya
Budaya Daerah Sulawesi Utara 

Sulut Kembangkan Desa Adat

Ratahan – Salah Satu program dinas kebudayaan dan pariwisata Sulawesi Utara (Sulut) adalah dengan mengembangkan desa adat. Seperti yang dilakukan oleh Disbudpar)Minahasa Tenggara (Mitra), yang saat ini mempersiapkan salah satu desanya menjadi desa adat. Salah satu desa yang dipersiapkan untuk menjadi desa adat tersebut adalah Desa Bentenan karena memiliki karakteristik yang sesuai dengan konsep desa adat. “Bentenan akan menjadi desa adat karena desa tersebut yang masih melaksanakan pesta adat,” ujar Kepala Disbudpar Mitra, Robby Sumual, seperti dilansir manado24.com, Jumat (23/01/2015). Dari sejumlah desa di Kabupaten Minahasa Tenggara, tegas Robby, hanya…

selanjutnya
Budaya Sulawesi Tenggara 

Disparbud Muna Usulkan Sarung Tenun Masuk Warisan Dunia Unesco

Muna – Pemerintah daerah Muna Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal mengusulkan sarung tenun Muna untuk menjadi salah satu warisan budaya dunia. Sebelum pengusulan dilakukan, Dinas Pariwisata dan Budaya Muna bekerjasama dengan Puslitbang Kementerian Pendidikan Dasar Menengah dan Kebudayaan melakukan seminar. Dalam seminar tersebut, Disparbud meminta saran dan pendapat dari sejumlah tokoh masyarakat yang ada di Sulawesi Tenggara umumnya, khususnya di kabupaten Muna. “Kami mengundang sejumlah tokoh masyarakat untuk memberikan koreksi dan masukan tentang sarung khas Muna,” kata Kabid Sejarah dan Budaya Dinas Pariwisata Muna, Drs La Jou kepada Kendarinews.com. Menurut Jou,…

selanjutnya