Hot Hukum Sulawesi Selatan 

11 Perguruan Tinggi di Sulsel Dinon-aktifkan

Makassar – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendikan Tinggi menon-aktifkan sebanyak 11 perguruan tinggi di Sulawesi Selatan. Tak hanya berada di Makassar, tapi ada juga di beberapa daerah seperti yang berada di Kabupaten Wajo dan Sidrap. Kesebelas perguruan tersebut adalah (1) Universitas Indonesia Timur (UIT), (2) Universitas Veteran Republik Indonesia (UVRI), (3) Institut Kesenian Makassar, (4) STIP Tamalate, (5) STIK Yapika, (6) STIH Al-Gazali, (7) Stikes Muhammadiyah Sidrap, (8) Poltek Internasional Indonesia Makassar, (9) Akper Pemda Sengkang, (10) Akbid Graha Rabitha Anugrah, dan (11) Akademi Teknik Otomotif Makassar. Kronologi penon-aktifan tersebut…

Read More
Daerah Sulawesi Barat 

AS Bantu Tingkatkan Pendidikan Sulawesi Barat

Jakarta – Dalam kunjungannya ke Sulawesi Barat (Sulbar), kedutaan besar Amerika siap membantu meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Adapun daerah yang akan dijadikan pusat pendidikan di Provinsi Sulbar adalah kabupaten Majene. “Dubes Amerika telah berkunjung ke Majene pada 30 Maret 2015 untuk memantau lansung pendidikan di Majene,” kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, seperti dilansir Antara. Menurut Anwar, dari kunjungannya tersebut Amerika siap membantu meningkatkan pendidikan di Majene agar terus mengalami peningkatan. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan sumber daya manusia di wilayah tersebut. “Pendidikan di…

Read More
Daerah Sulawesi Barat 

Kualitas Pendidikan di Sulbar Masih Sangat Rendah, Ini Penyebabnya!

Mamuju – Selama ini, pendidikan menjadi hal yang sangat penting bagi seluruh warga indonesia. Namun sayang proses berjalannya pendidikan ini tidak selamanya berjalan mulus, ada beberapa kendala yang kemudian menjadi problem yang menghambat proses pendidikan itu berlangsung. Terbatasnya tenaga pendidik di Sulawesi Barat (Sulbar) berdampak pada mutu dan kualitas anak didik. Karenanya, perlu solusi kongkrit untuk menyelesaikan masalah yang membelit daerah ini. “Jumlah tenaga guru dari semua tingkatan mulai tenaga pengajar SD, SMP dan SMU sangat minim,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Sulbar, DR. Mulyadi Bintaha, seperti dilansir HanTer, Sabtu…

Read More
Hukum Nusa Tenggara Timur 

Parah! Siswa SMP di NTT Produksi Film Dewasa Lalu Dilombakan

Kupang – Pergaulan bebas di kalangan remaja kini telah melampaui batas. Terbukti dari beberapa kasus seperti yang dilakukan oleh sejumlah siswa sekolah menengah pertama di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur yang memproduksi film dewasa. Direktur OnTrack Media Indonesia (OTMI) Imelda Theresia, mengatakan jika video-video tersebut kemudian dilombakan dengan teman-teman lainnya. “Kami temukan ada siswa yang memproduksi film dewasa untuk dilombakan dengan teman-teman lainnya,” kata Theresia, seperti dilansir Tempo, Jumat, 20 Maret 2015. Menurut Theresia, para siswa SMP tersebut membuat film-film itu di tepi pantai, lalu disebarkan ke teman-teman lainnya menggunakan…

Read More
Daerah Nusa Tenggara Timur 

Sekolah di NTT Tolak Ujian Nasional Online, Kenapa?

NTT – Berdasarkan informasi yang didapat, hampir seluruh sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT) menolak pelaksanaan ujian nasional secara online. Sekolah yang terdiri dari sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah kejuruan di wilayah tersebut menolak pelaksanaan ujian online tersebut. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Timor Tengah Utara (TTU), Donatus Kolo mengungkapkan bahwa fasilitas menjadi kendala utama. ”Sebagian besar sekolah di wilayah kami memiliki keterbatasan fasilitas komputer dan perangkat internet,” katanya seperti dilansir OkeZone, 10/02/15. Selain itu, lanjut Donatus, kendala lain yang menjadi penghambat adalah dimana wilayahnya juga belum…

Read More
Daerah Sulawesi Tenggara 

Di Kendari, 1.587 Guru Belum S1; Mereka Terancam Tak Dapat Tunjangan

Kendari – Ada Sebanyak 1.587 dari 5.890 guru di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) tercatat belum memiliki gelar sarjana strata satu (S1). Mereka termasuk baik yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai honorer. “Kita masih memiliki 1.587 guru yang belum S1 untuk semua jenjang pendidikan,” kata Kepala Bagian Pendataan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Amran, di Kendari, seperti dilansir Antara, 05/03. Menurut Amran, mereka belum memenuhi kualifikasi pendidikan sesuai dengan Undang-Undang nomor 14 tahun 2005 tentang kualifikasi pendidikan tenaga pengajar. “Guru taman kanak-kanak (TK) sebanyak 390 orang, SD…

Read More