Hot 

Pasangan BETA TULUS Daftar di KPU

BETA-TULUS OKAMBON, indonesiatimur.co – Abdullah Tuasikal dan Hendrik Lewerissa, pasangan yang disapa dengan sebutan BETA TULUS ini resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku, Kamis (21/2/2013), sebagai Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.

Saat pendaftaran, pasangan yang dipromosikan dengan sebutan akonimnya “Bhineka Tunggal Ika” ini diantar ribuan masa pendukungnya termasuk enam Ketua DPD partai politik (parpol) yang mengusungnya.

Partai politik tersebut yakni Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA), Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Sementara itu, yang menyerahkan dokumen pendaftaran adalah Ketua Tim Pemenangan “BETA TULUS”, Ayu Hasanussy yang diterima Ketua KPU Maluku, Idrus Tatuhey.

Setelah dokumen pendaftaran diterima, pengecekan langsung dilakukan Sekretaris KPU Maluku, Arsyad Rahawarin, dimana pasangan dengan nama singkatan AT-HL ini dinyatakan memenuhi syarat walaupun ada persyaratan lainnya yang masih kurang, namun KPU Maluku memberikan kesempatan kepada pasangan tersebut untuk melengkapinya.

Alasan dinyatakan telah memenuhi syarat, karena pasangan BETA TULUS ini diusung enam parpol yang memiliki delapan kursi dari 45 kursi di DPRD Provinsi Maluku. Dari delapan kursi tersebut, tiga kursi milik Partai Hanura. sedangkan lima partai lainnya memiliki masing-masing satu kursi di DPRD Provinsi Maluku.

Itu artinya, syarat untuk mengusung calon bagi parpol atau gabungan parpol yang adalah wajib memiliki kursi minimal 15 persen dari total kursi di DPRD telah terpenuhi.

Sementara itu, bakal calon Gubernur Maluku, Abdullah Tuasikal optimis kalau dirinya yang berpasangan dengan Hendrik Lewerissa sebagai bakal calon Wakil Gubernur akan memenangi Pilkada Maluku yang akan digelar pada 11 Juni 2013.

Optimisme tersebut sangat terlihat lantaran pasangan ini memiliki basis pendukung yang jelas. Buktinya, tidak tanggung-tanggung ribuan massa pendukung pasangan ini pawai mengantar pasangannya mendaftar di KPU Maluku hingga menyebabkan hampir semua ruas jalan di pusat Kota Ambon macet total.

“Saya ‘kan Bupati Maluku Tengah dua periode yang berakhir pada 13 Agustus 2012 lalu, sedangkan Pak Hendrik adalah Ketua DPD Partai Gerindra Maluku juga mengikuti pemilihan anggota DPR RI pada 2009, sehingga basis massa kami jelas,” kata Abdullah.

Dalam Pilkada Maluku sebelumnya, Abdullah Tuasikal saat itu berpasangan dengan Septinus Hematang. Namun mereka kalah dari pasangan Karel Albert Ralahalu-Said Assagaff.

Pasangan Abdullah Tuasikal-Septinus Hematang saat itu meraih 192.112 suara atau 26,37 persen dari suara sah sebanyak 728.521. Sedangkan Karel Albert Ralahalu-Said Assagaff meraih 452.711 suara atau 62,14 persen.

“Saya optimistis karena saat Pilkada Maluku 2008 melawan  Karel Albert Ralahalu yang adalah incumbent berhasil menempati urutan kedua sehingga kesempatan ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin,” tandasnya.

Tuasikal tidak mau berprediksi kalau nantinya akan meraih suara berapa persen. Namun yang pasti, lanjut Tuasikal, dirinya yakin akan menang satu putaran. “Saya tidak mau berprediksi nanti suara pasangan AT-HL berapa persen, namun satu putaran adalah target kami,” tutupnya. [IVAN]

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon