Daerah Gorontalo 

Tak Ada Dokter Jiwa Gorontalo

dokter

Gorontalo, Indonesiatimur. Belum ada seorang pun dokter spesialis jiwa di Provinsi Gorontalo hingga kini. Untuk memenuhi kebutuhan dokter jiwa di wilayah itu, saat ini hanya ada seorang dokter jiwa, dokter Thomarius, yang datangkan dari Manado, Sulawesi Utara.

Wakil Direktur Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS), Medy, mengatakan hal itu, Senin (6/5). “Dokter Thomarius di RSAS hanya tiga kali dalam sebulan, untuk melayani pasien yang ingin konsultasi atau mengikuti tes rohani,” katanya.

Kondisi itu, kata Medy, karena minimnya minat para dokter untuk melanjutkan studi ke spesialis kejiwaan dan lebih berminat ke bidang lain, seperti penyakit dalam. “Ada satu dokter RS Aloei Saboe yang sedang mengambil spesialis jiwa, tapi baru akan lulus dua-tiga tahun ke depan,” katanya.

Walau tak ada dokter spesialis jiwa, pihaknya tetap melayani permintaan tes kesehatan rohani dari masyarakat umum, calon legislatif dan calon anggota KPU.

Dokter jiwa Thomarius mengatakan, masalah kejiwaan berhubungan erat dengan kualitas kehidupan masyarakat, karena gangguan jiwa bisa terjadi pada siapa saja. “Belum banyak yang tahu bahwa gangguan jiwa ringan, sedang, maupun berat itu sebaiknya mendapatkan pengobatan oleh dokter agar tidak makin parah,” katanya.

Pengobatan kejiwaan, kata dia, ditempuh dengan dua cara yakni pemberian obat serta terapi oleh dokter jiwa, serta dibantu dengan keinginan pasien untuk sembuh.

Tes kejiwaan untuk caleg dan komisioner juga dibutuhkan untuk mengetahui kemampuan seseorang untuk bekerja dilihat dari sisi rohaninya. (AWH)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon