sampah banjir memenuhi teluk ambonHot Lingkungan Maluku 

Foto Pasca Banjir Besar dan Longsor, Teluk Ambon Penuh Sampah

Kerusakan lingkungan akibat banjir besar dan longsor di Ambon tidak hanya terjadi di daratan saja, namun juga berdampak pada lingkungan laut. Hanya sehari setelah banjir besar dan longsor di Ambon terjadi (30/7), pantai Airsalobar, Teluk Ambon dipenuhi oleh sampah barang bekas yang tersapu oleh banjir.

Foto-foto Jack M yang dilansir pada laman facebook Ambon Manise bercerita bagaimana kondisi Teluk Ambon yang tertutup oleh tumpukan sampah banjir dan longsor. Butuh kerja besar untuk membuat Teluk Ambon kembali bersih dan indah.

“Selama ini teluk Ambon menjadi serupa dengan tempat sampah raksasa, baik ketika ada atau tidak adanya banjir. Tidak saja dibutuhkan kerja keras untuk membersihkannya, tetapi juga kesadaran masyarakat dan pemerintah untuk memeliharanya demi masa depan anak cucu Maluku (31 Juli 2013).” harapan yang ditulis admin Ambon Manise.

 

Beberapa simpatisan Ambon Manise pun mengeluarkan komentar-komentar yang terkadang pedas.

“katanya dapa adipura???..selama masih ada budaya ‘kapala batu’ ‘seng mau tau’ yang su turun-temurun, ambon tetap manyanyi lagu ‘tragedi’ yang sama tiap musim hujan dan selalu ada kata ‘pray 4 ambon’ yang nantinya menjadi basi karna seng ada perubahan..” – Joe Luhukay

“Smua bukan dri pemerintah…klo kesadaran dari masyarakat tidak ada dan ttp buang sampah d dalam selokan dan msh bangun rmh ϑĭ tanah resapan banjir maka banjir akan ttp terjadi d ambon kedepannya…diperlukan kesadaran dari seluruh masyarakat…” – Michael de Lima

“Yes I know it was flooding that caused this but it is also the reason why I will never go back to Ambon. It is with a doubt, the dirtiest and most garbage-infested island in ALL of Indonesia and I have been on many many islands in my years in Indonesia…” – Brian Aardvaark

foto: Jack M (31/7). (ps)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon